Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 25 November 2022

Nilai tukar rupiah hari ini berpotensi dapat ditutup menguat di rentang Rp15.640 - Rp15.690 per dolar AS.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 25 November 2022  |  15:09 WIB
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 25 November 2022
Pegawai menunjukan mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Senin (18/7/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah hari ini diperkirakan bergerak menguat atau bertahan di posisi Rp15.600-an.

Kemarin (24/11/2022), mata uang Garuda ditutup menguat 21,5 poin atau 0,14 persen ke Rp15.665 per dolar AS. Bersama dengan rupiah, seluruh mata uang di Asia menguat di hadapan dolar AS.

Direktur PT Laba Forexndo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah hari ini kemungkinan dapat ditutup menguat di rentang Rp15.640 - Rp15.690 per dolar AS.

Menurutnya pelemahan indeks dolar AS kemarin disebabkan investor yang mendorong prospek laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat dari Federal Reserve, dan bertaruh pada aset berisiko.

Bulan ini, The Fed telah menaikkan suku bunga utamanya sebesar 75 poin persentase untuk keempat kalinya berturut-turut dalam upaya untuk menjinakkan inflasi yang sangat tinggi.

Risalah The Fed pada rapat 1-2 November menunjukkan perdebatan yang muncul di dalam Fed mengenai risiko bahwa pengetatan kebijakan yang cepat dapat menimbulkan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan.

Pada saat yang sama, para pembuat kebijakan mengakui hanya ada sedikit kemajuan yang dapat dibuktikan pada inflasi dan bahwa suku bunga masih perlu dinaikkan.

Dari sisi internal, prospek ekonomi global diprediksi akan melambat dan mempengaruhi Indonesia. Hal itu telah berulang kali disampaikan oleh pejabat pemerintah. Namun pemerintah belum perlu melakukan ekstra effort, menambah kebijakan terkait beratnya prospek perekonomian global, karena pemerintah masih mampu menjaga perekonomian dalam negari, di tengah permintaan komoditas yang tinggi.

“Tidak ada pemangku jabatan yang mengatakan Indonesia akan alami resesi, kondisi yang suram. Namun ada kesamaan pandangan bahwa kondisi global cukup berat maka perlu ada kehati-hatian,” ungkap Ibrahim dalam riset, dikutip Jumat (25/11/2022).

Apabila salah mengambil keputusan maka akan berdampak fatal terhadap proses pemulihan ekonomi. Sedangkan, kunci untuk menghadapi gejolak tersebut adalah sinergi dan koordinasi. Dari sisi moneter, kenaikan suku bunga acuan memang dinilai bisa mengendalikan inflasi, namun berdampak kepada perekonomian yang melambat.

15:04 WIB

Rupiah ditutup perkasa Rp15.672

Rupiah hari ini berhasil ditutup menguat 0,05 persen atau 7,50 poin ke Rp15.672,50 per dolar AS. 

Adapun indeks dolar AS terpantau melemah 0,20 persen atau 0,22 poin ke 105,86. 

14:14 WIB

Rupiah loyo Rp15.671

Rupiah melemah 0,04 persen atau 6,50 poin ke Rp15.671,50 per dolar AS pada 14.11 WIB.

Adapun indeks dolar AS melemah 0,25 persen atau 0,27 poin ke 105,80. 

12:42 WIB

Rupiah menguat Rp15.663

Rupiah menguat tipis 0,01 persen atau 1,50 poin ke Rp15.663 per dolar AS pada 12.00 WIB.

Adapun indeks dolar AS melemah 0,23 persen atau 0,24 poin ke 105,83. 

10:35 WIB

Rupiah berbalik melemah

Rupiah berbalik arah melemah tipis 0,02 persen atau 3,5 poin ke Rp15.668,50 per dolar AS. 

Adapun indeks dolar AS menguat 0,19 persen atau 0,20 poin ke 105,87. 

09:06 WIB

Rupiah dibuka perkasa

Rupiah dibuka menguat 0,13 persen atau 20 poin ke Rp15.645 per dolar AS pada awal perdagangan hari ini.

Adapun indeks dolar AS melemah 0,19 persen atau 0,21 poin ke 105,87. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nilai tukar rupiah Rupiah dolar as federal reserve
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top