Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Selain BBCA, 4 Emiten Ini Bakal Bagi Dividen dalam Waktu Dekat, Jangan Ketinggalan!

Terdapat empat emiten lain selain BBCA yang bakal membagikan dividen. Emiten tersebut yakni AVIA,UNVR, TOTO dan PGLI.
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis/Paulus Tandi Bone
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi satu dari 5 emiten yang bakal membagikan dividen interim dalam waktu dekat. Catat tanggalnya!

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) per Kamis (24/11/2022), terdapat empat emiten lain selain BBCA yang bakal membagikan dividen. Emiten tersebut yakni PT Avia Avian Tbk. (AVIA), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO), dan PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk. (PGLI).

Jadwal cum date atau cumulative date merupakan jadwal penting dalam pembagian dividen. Secara singkat, cum date (cumulative date) adalah tanggal terakhir investor saham yang berhak mendapatkan dividen atas kepemilikan suatu saham, sehingga investor yang membeli saham melewati tanggal tersebut, tidak mendapatkan hak pembagian dividen.

1. BBCA

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memutuskan membagikan dividen interim tunai sebesar Rp35 per saham tahun buku 2022.

Keputusan ini ditopang tren pertumbuhan kinerja hingga kuartal III/2022, serta permodalan yang memadai. Total dividen interim tunai yang akan dibayarkan oleh bank swasta terbesar di Indonesia tersebut mencapai Rp4.314.626.750.000 atau Rp4,31 triliun.

Jika mengacu pada harga penutupan Rabu (23/11/2022), saham BBCA pada 8.875, sehingga dividend yield yang dibagikan sebesar 0,39 persen.

Sampai akhir September 2022, BBCA tercatat membukukan laba bersih Rp29 triliun. Angka ini meningkat 24,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Diikuti dengan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang naik 9,3 persen yoy menjadi Rp46,1 triliun.

Berdasarkan jadwalnya, pembagian dividen interim tunai BBCA yakni akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (cum dividen) pasar reguler dan pasar negosiasi pada 1 Desember 2022 dan pada pasar tunai pada 5 Desember.

Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak atas Dividen (Record Date) pada 5 Desember 2022 dan Tanggal Pembayaran Dividen Interim Tunai Tahun Buku 2022 pada 20 Desember 2022.

2. AVIA

Emiten cat milik keluarga Crazy Rich Surabaya Hermanto Tanoko, PT Avia Avian Tbk. (AVIA) akan membagikan dividen interim kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp619,53 miliar atau Rp10 per saham.

Jadwal pembagian dividen dimulai tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 28 November 2022 dan tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 29 November 2022.

Adapun, tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 30 November 2022 dengan jadwal pembayaran dividen pada 6 Desember 2022.

Jika mengacu pada penutupan perdagangan kemarin, harga saham AVIA pada 800 per saham. Artinya, dividend yield yang diberikan sebesar 1,25 persen.

Sampai September 2022, akumulasi penjualan AVIA mencapai Rp4,95 triliun. Nilai tersebut turun 0,38 persen dibandingkan dengan Januari—September 2021 sebesar Rp4,97 triliun. Penjualan di kuartal III/2022 sebesar Rp1,57 triliun juga lebih rendah dari kuartal III/2021 sebesar Rp1,74 triliun.

Terlepas dari penurunan penjualan, laba bersih AVIA tercatat masih tumbuh 2,02 persen secara tahunan, dari Rp1,05 triliun menjadi Rp1,08 triliun per September 2022. Laba bersih di kuartal III/2022 mencapai Rp303,18 miliar, turun dari kuartal II/2022 sebesar Rp391,97 miliar.

3. UNVR

Selanjutnya,  Emiten barang konsumer PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) akan membagikan dividen interim kepada para pemegang sahamnya untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2022 sebesar Rp69 per saham atau total Rp2,63 triliun.

Dividen Rp69 per saham dibandingkan dengan harga penutupan saham UNVR kemarin pada 4.550, sehingga dividend yield UNVR hanya berkisar 1,51 persen.

Jadwal cum dividen untuk perdagangan di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 29 November 2022 dan ex dividen untuk perdagangan di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 30 November 2022.

Sementara jadwal batas akhir pencantuman dalam daftar pemegang saham (recording date) pada 1 Desember 2022 dan pelaksanaan pembayaran dividen interim pada 15 Desember 2022.

Dividen tersebut diambil dari laba bersih per 30 Juni 2022 yang mencapai Rp3,4 triliun, tumbuh 12,6 persen secara tahunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Unilever Indonesia Holding B.V. merupakan pemegang saham pengendali yang memiliki 32,42 miliar saham UNVR atau setara 84,99 persen. Sementara itu, masyarakat menggenggam 5,72 miliar saham atau 15,01 persen.

4. TOTO

Emiten produsen alat rumah tangga, PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) bakal membagikan dividen interim tahun buku 2022 sebesar Rp103,2 miliar dengan tanggal pembagian pada 12 Desember 2022.

Dalam keterangannya, TOTO bakal membagikan dividen interim seiring kinerja laba bersih tahun berjalan sebesar Rp225,99 miliar atau per 30 September 2022.

Artinya, dividen per saham TOTO sebesar Rp10 per saham menghasilkan dividend yield sementara sebesar 3,57 persen mengacu pada harga saham 280 per lembar pada penutupan perdagangan kemarin.

Berdasarkan jadwalnya, cum dividen perdagangan di pasar reguler dan negosiasi pada 29 November 2022 dilanjut ex dividen perdagangan di pasar reguler dan negosiasi pada 30 November 2022.

Adapun, tanggal pencatatan terakhir dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada 1 Desember 2022. Terakhir, pelaksanaan pembayaran dividen interim tunai pada 12 Desember 2022.

5. PGLI

Terakhir, Emiten properti, PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) akan menjadwalkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2022 sebesar Rp4,88 miliar.

Dalam rapat telah diputuskan perseroan yang berkedudukan di Medan ini, akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2022 sebesar Rp10 per saham. Mengacu pada harga penutupan kemarin Rp260 per saham, dividend yield PGLI sebesar 3,84 persen.

Manajemen juga mengungkapkan jadwal pembagian dividen tersebut yaitu Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 29 November 2022 dan Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 30 November 2022.

Sementara itu, Recording Date yang berhak atas Dividen pada 1 Desember 2022 dan Pembayaran Dividen pada 21 Desember 2022.

Per September 2022, PGLI membukukan laba bersih sebesar Rp18,69 miliar, naik 164,73 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp7,06 miliar. Pendapatan usaha perseroan juga naik 47,33 persen menjadi Rp14,63 miliar, dari sebelumnya Rp9,93 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper