Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Lokal Mendominasi, Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Juta

Jumlah investor pasar modal telah meningkat 33,53 persen dari 7.489.337 di akhir tahun 2021 menjadi 10.000.628 pada 3 November 2022.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 21 November 2022  |  11:22 WIB
Lokal Mendominasi, Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Juta
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam keterangan resminya pada Senin (21/11/2022) mencatat per 3 November 2022, jumlah investor pasar modal yang mengacu pada Single Investor Identification (SID) telah mencapai 10.000.628, dengan komposisi jumlah investor lokal sebesar 99,78 persen.

Jumlah investor pasar modal telah meningkat 33,53 persen dari 7.489.337 di akhir tahun 2021 menjadi 10.000.628 pada 3 November 2022. Tren peningkatan tersebut telah terlihat sejak tahun 2019 ketika investor masih berjumlah 2.484.354.

Dominasi investor lokal juga terlihat pada kepemilikan investor lokal di tiap jenis instrumen investasi pasar modal, baik saham maupun surat berharga lainnya yang tercatat pada sistem KSEI.

Saham sektor keuangan menempati posisi teratas dari sisi jumlah investor yaitu sebesar 939 ribu, diikuti oleh sektor infrastruktur yang dimiliki oleh 750 ribu.

Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo mengatakan pencapaian ini merupakan berita baik bagi pasar modal Indonesia, terlebih lagi jumlah tersebut didominasi oleh investor lokal. Hal ini menandakan bahwa investor lokal semakin percaya dan sadar pentingnya investasi pasar modal.

“Dominasi investor lokal diharapkan dapat memberikan ketahanan bagi pasar modal Indonesia apabila diterpa isu global,” kata Uriep.

Ia melanjutkan, implementasi simplifikasi pembukaan rekening efek memberikan dampak cukup besar bagi peningkatan jumlah investor pasar modal, terlebih pada masa pandemi COVID-19. Hal ini terlihat dari peningkatan yang cukup signifikan pada tahun 2020-2021, dengan pertumbuhan lebih dari 100 persen.

Sementara itu, Industri reksa dana menjadi penyumbang persentase jumlah investor terbesar di pasar modal dengan memperlihatkan tren peningkatan signifikan sebesar 36,04 persen menjadi 9,3 juta investor. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen merupakan investor dari selling agent financial technology (fintech), yang 99,9 persennya merupakan investor individu lokal.

Investor retail juga mendominasi transaksi subscription dan redemption yang mencapai lebih dari 80 persen.

Reksa dana pasar uang merupakan jenis instrumen dengan jumlah investor terbanyak yaitu sebesar 2,47 juta, diikuti oleh reksa dana pendapatan tetap sebanyak 934 ribu. Kemudahan dalam melakukan transaksi merupakan dampak dari peningkatan transaksi dan pertumbuhan investor reksa dana.

Sementara itu, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Komunikasi dan Edukasi Rasmi M. Ramyakim menambahkan, investor pasar modal didominasi oleh investor berusia di bawah 30 tahun. Tercatat,investor pada kelompok usia tersebut telah mencapai lebih dari 59 persen dengan nilai aset lebih dari Rp54 triliun.

Jika dilihat dari pendidikan, maka investor dengan pendidikan terakhir SMU atau di bawahnya telah mencapai lebih dari 60 persen dengan nilai aset lebih dari Rp200 triliun.

Selanjutnya, data demografi memperlihatkan kenaikan persentase investor pasar modal di beberapa daerah. Pulau Kalimantan mencatatkan kenaikan sebesar hampir 36 persen dengan nilai aset +/- Rp60 triliun, sedangkan Pulau Sumatra membukukan kenaikan sebesar lebih dari 35 persen dan nilai aset sebesar +/-Rp98 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Ibad Durrohman
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top