Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Top 5 News BisnisIndonesia.id: Berkah Emiten di Piala Dunia—Opsi Impor Beras

Berita pilihan BisnisIndonesia.id: Melihat emiten yang mendapat berkah dari ajang Piala Dunia 2022 hingga opsi impor beras.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 21 November 2022  |  09:43 WIB
Top 5 News BisnisIndonesia.id: Berkah Emiten di Piala Dunia—Opsi Impor Beras
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar yang resmi dimulai semalam, Minggu (20/11) dinilai akan berimbas positif terhadap emiten di sektor media dan barang-barang konsumsi (consumer goods).

Emiten-emiten media yang memiliki hak siar resmi terhadap pesta olah raga tersebut tentu akan diuntungkan oleh potensi iklan yang didapatkan selama gelaran berlangsung. Sementara itu, emiten barang konsumsi diuntungkan oleh peningkatan konsumsi selama aktivitas menonton.

Senior Investment Information PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji, menjelaskan bahwa gelaran Piala Dunia akan menjadi momentum positif untuk emiten sektor media, seperti media pemegang hak siaran resmi Piala Dunia 2022, PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA).

Hal ini seiring dengan tingginya animo masyarakat terhadap sepak bola dan secara khusus Piala Dunia tersebut.

Berita tentang emiten di Piala Dunia 2022 menjadi salah satu berita pilihan editor BisnisIndonesia.id hari ini, Senin (21/11/2022). Selain berita tersebut, beragam kabar ekonomi dan bisnis yang dikemas secara mendalam dan analitik juga tersaji dari meja redaksi BisnisIndonesia.id 

 

Berikut ini highlight BisnisIndonesia.id:

Belajar dari Pusat Material di LIK Takaru Tegal

Ketersediaan bahan baku dengan harga kompetitif menjadi faktor penting dalam pengembangan sentra industri kecil dan menengah (IKM), termasuk komponen otomotif, agar bisa lebih berdaya saing. Tegal punya percontohan pusat material.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Reni Yanita mengatakan bahwa material center berperan penting mengoptimalkan penyediaan bahan baku bagi IKM, serta membantu meningkatkan daya saing IKM agar dapat masuk ke rantai pasok industri nasional.

"Selain itu juga memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar sentra,” kata Reni Yanita dalam peluncuran pengembangan material center di Majalengka, Jawa Barat, Kamis (17/11/2022).

Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) menginisiasi terbentuknya material center sebagai pusat pengadaan bahan baku bagi pelaku IKM Majalengka dan sekitarnya (Karawang, Cikarang, Bekasi).

 

Pengembang Properti Mulai Ketar Ketir Hadapi Kenaikan Suku Bunga

Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga BI-7 Days Repo Rate Reserve (BI7DRRR) sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen. Dengan penetapan ini, maka suku bunga acuan menjadi yang tertinggi dalam 6 tahun terakhir atau sejak Oktober 2016.

Keputusan ini mencerminkan langkah agresif BI yang telah mulai meninggalkan era suku bunga murah sejak Agustus lalu.

Selama empat bulan berturut-turut, BI sudah mengerek suku bunga total hingga 175 bps. Kembali naiknya BI7DRRR ini membuat sektor properti ketar ketir menjelang akhir tahun 2022.

Berdasarkan laporan hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang dikeluarkan Bank Indonesia, skema pembayaran pembelian properti pada kuartal III tahun 2022 sebesar 74,53 persen berasal dari KPR (Kredit Pemilikan Rumah), lalu diikuti oleh tunai bertahap 17,39 persen dan secara tunai sebesar 8,08 persen.

 

Cermati Sektor yang Ketiban Berkah Piala Dunia 2022

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menuturkan bahwa gelaran Piala Dunia akan menjadi momentum yang memberikan sentimen positif, khususnya bagi saham media yang mendapatkan hak siar.

"Piala Dunia menjadi suatu momen positif terhadap apa yang Grup Emtek bangun selama ini seperti Vidio lewat SCMA. Ini menjadi salah satu andalan lini bisnis SCMA," tuturnya.

Sebagai informasi, Vidio merupakan partner resmi untuk penyiaran Piala Dunia 2022. Hingga akhir September 2022, Vidio mencatatkan pendapatan senilai Rp544,5 miliar, naik 71,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp174,4 miliar.

Meski pendapatan naik, Vidio masih membukukan rugi bersih Rp438,8 miliar, melonjak secara tahunan atau year-on-year (YoY) dari Rp22,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Fakta Piala Dunia 2022, Termahal Sepanjang Sejarah

Qatar sebagai tuan rumah akan menjadi saksi dari 64 pertandingan yang diikuti oleh 32 tim kelas dunia selama FIFA World Cup 2022 sepanjang 20 November 2022 hingga 18 Desember 2022.

Dalam proses penyelenggaraan, Qatar telah melakukan banyak persiapan mulai dari infrastruktur, akomodasi, pariwisata, dengan dana yang tidak sedikit.

Setidaknya ada beberapa fakta yang dari ajang empat tahunan tersebut. Pertama adalah merogoh kocek hingga US$220 miliar.

Kedua, pelarangan penjualan alkohol. Lalu, Qatar bangun tujuh stadion baru, tiket sudah terjual habis, dan pertama kali diadakan pada musim dingin.

 

Cadangan Menipis, Opsi Impor Beras Kembali Dibuka

Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik alias Perum Bulog tak dapat berkelit dari opsi impor beras setelah berbulan-bulan gagal menaikkan cadangan beras pemerintah ke batas aman.

Sinyal impor beras agaknya dapat dilihat dari kesulitan Perum tersebut untuk meningkatkan CBP saat panen gadu pada paruh kedua tahun ini.

Bulog tertatih-tatih dalam upaya membeli beras dari petani, dimulai dari pertengahan tahun. Kesulitan itu disebabkan oleh terbatasnya daya tawar atau kemampuan Bulog untuk membeli di tengah tingginya harga beras di tingkat petani.

Belum lagi, Bulog harus bersaing dengan penggilingan swasta. Pemain beras di luar pemerintah berani membeli beras dengan harga lebih baik, sehingga membuat petani enggan menjual kepada Bulog.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

piala dunia 2022 Kinerja Emiten Suku Bunga impor bahan baku
Editor : Jaffry Prabu Prakoso
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top