Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Produksi CPO Naik, Triputra Agro (TAPG) Serok Cuan hingga Akhir Tahun

Emiten sawit TP Rachmat, Triputra Agro Persada (TAPG) mengejar peningkatan produksi CPO hingga 18 persen pada tahun ini.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 06 November 2022  |  12:39 WIB
Produksi CPO Naik, Triputra Agro (TAPG) Serok Cuan hingga Akhir Tahun
Penyelenggaraan RUPST PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) pada Jumat (25/6/2021). George Oetomo (Direktur), Budiarto Abadi (Direktur), Tjandra Karya Hermanto (Presiden Direktur), Toddy M Sugoto (Komisaris/ Pemimpin Rapat), Ir. Maruli Gultom (Komisaris Independen) dan Sutedjo Halim (Direktur). - TAPG\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten sawit TP Rachmat, PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan kinerja di sisa tahun 2022. Perusahaan juga menargetkan peningkatan produksi CPO hingga 18 persen pada tahun ini.

Corporate Secretary TAPG Joni Tjeng mengatakan pihaknya optimistis mampu mencatatkan kinerja keuangan yang positif hingga akhir 2022. Menurutnya, salah satu sentimen positif yang akan menopang performa TAPG adalah harga jual CPO yang masih relatif tinggi di sisa tahun.

Di sisi lain, ia juga menuturkan biaya beban perusahaan sejauh ini juga masih terkendali meski dibayangi tren kenaikan biaya.

“Produksi kami juga berpotensi tumbuh dengan optimal, yang akan menjadi penopang untuk kenaikan laba perseroan,” katanya saat dihubungi pekan ini.

Terkait kinerja operasional, Joni menuturkan TAPG menargetkan pertumbuhan produksi CPO sekitar 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menjelaskan, outlook pertumbuhan ini salah satunya didukung oleh umur tanaman sawit perusahaan yang berada di masa prima.

Selain itu, TAPG juga melihat siklus cuaca yang kondusif selama periode 2020–2021. Hal ini dinilai dapat meningkatkan produktivitas tanaman ke depannya.

“Perusahaan juga menggunakan teknologi yang mendukung kualitas operasional serta praktik agronomi yang baik,” tutupnya.

Hingga akhir September 2022, TAPG membukukan laba bersih sebesar Rp2,42 triliun. Jumlah tersebut melonjak 228,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp736,30 miliar.

Pertumbuhan laba bersih juga didukung oleh kenaikan penjualan perusahaan. TAPG tercatat mengantongi pertumbuhan pendapatan 51,51 persen menjadi Rp6,74 triliun pada kuartal III/2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

TAPG pt triputra agro persada emiten sawit
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top