Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Grup Bakrie, ELTY Bukukan Rugi Rp13,58 Miliar di Semester I/2022

Emiten Grup Bakrie yakni PT Bakrieland Development Tbk. (ELTY) mencatatkan rugi bersih yang mencapai Rp13,58 miliar.
Emiten Grup Bakrie, ELTY Bukukan Rugi Rp13,58 Miliar di Semester I/2022
Emiten Grup Bakrie, ELTY Bukukan Rugi Rp13,58 Miliar di Semester I/2022

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten Grup Bakrie yakni PT Bakrieland Development Tbk. (ELTY) mencatatkan pendapatan sebesar Rp487,29 miliar pada semester I/2022. Adapun rugi bersih yang dicatatkan ELTY mencapai Rp13,58 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2022, ELTY mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp487,29 miliar atau meningkat 20,43 persen dari periode yang sama atau year-on-year (yoy). pada tahun 2021, ELTY membukukan pendapatan sebesar Rp404,59 miliar.

Pendapatan ELTY terdiri dari sewa dan pengelolaan perkantoran; hotel, makanan dan minuman; penjualan tanah, rumah, apartemen dan perkantoran; sewa ruangan, lapangan, dan iuran keanggotaan; dan taman hiburan.

Secara rinci, sewa dan pengelolaan perkantoran ELTY meningkat 6,71 persen menjadi Rp231,88 miliar; hotel, makanan dan minuman meningkat 51,75 persen menjadi Rp105,57 miliar; penjualan tanah, rumah, apartemen dan perkantoran meningkat 7,07 persen menjadi Rp95,29 miliar; sewa ruangan, lapangan dan iuran keanggotaan meningkat 30,69 persen; dan taman hiburan meningkat 250 persen menjadi Rp27,07 miliar.

Selanjutnya, ELTY mencatatkan peningkatan beban pokok pendapatan dari Rp287,37 miliar menjadi Rp317,61 miliar pada semester I/2022. Hal ini membuat laba kotor ELTY meningkat 44,7 persen menjadi Rp317,61 miliar dari Rp287,37 miliar.

Setelah dikurangi berbagai beban yang berhasil diefisienkan, ELTY mencatatkan rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menurun 82,56 persen dari Rp77,92 miliar menjadi Rp13,58 miliar pada paruh pertama 2022.

Sementara itu, jumlah aset ELTY menurun 0,82 persen dari Rp11,68 triliun di akhir tahun 2021 menjadi Rp11,58 triliun pada pertengahan tahun ini. Di sisi lain, jumlah liabilitas menurun 0,47 persen dari Rp3,53 triliun pada 31 Desember 2021 menjadi Rp3,51 triliun pada 30 Juni 2022.

Kemudian untuk kas dan setara kas akhir periode terjadi peningkatan 45,12 persen dari Rp67,6 miliar menjadi Rp98,1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper