Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wijaya Karya (WIKA) Catat Kontrak Baru Rp19 Triliun per Kuartal III/2022, Melejit!

Pada daftar kontrak baru Wijaya Karya (WIKA) juga terdapat proyek IKN sebesar Rp1,1 triliun.
Karyawati beraktivitas di depan logo PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) di Jakarta, Senin (11/7/2022). Bisnis/Abdurachman
Karyawati beraktivitas di depan logo PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) di Jakarta, Senin (11/7/2022). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) membukukan kontrak baru sebesar Rp19 triliun per September 2022, tumbuh 44,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya menerangkan kontrak baru emiten berkode WIKA hingga kuartal III/2022 mencapai 19 triliun. Adapun realisasi tersebut lebih tinggi Rp5,84 triliun atau 44,37 persen dari realisasi September 2021 lalu sebesar Rp13,16 triliun.

"Sebagian besar kontrak baru berasal dari proyek-proyek infrastruktur, diikuti proyek segmen Engineering, Procurement, Construction [EPCC] dan gedung, sisanya dari industri precast dan struktur baja," jelasnya kepada Bisnis, Rabu (19/10/2022).

Pada daftar kontrak baru tersebut juga terdapat proyek IKN sebesar Rp1,1 triliun untuk pekerjaan jalan tol segmen KKT Kariangau-Simpang Tempadung dan bangunan modular untuk rusun pekerja.

"WIKA juga tengah mengikuti sejumlah tender proyek IKN, dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, kami yakin akan dipercaya untuk memenangkan proyek tersebut sehingga menambah perolehan kontrak baru perseroan," katanya.

Sebelumnya, WIKA menerbitkan obligasi berkelanjutan II WIjaya Karya tahap I tahun 2022 senilai Rp2 triliun. Obligasi tersebut bagian dari penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan III Wijaya Karya dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp4 triliun.

Adapun, obligasi senilai Rp2 triliun ini akan diterbitkan dalam 3 seri dengan tingkat suku bunga dan besaran nilai masing-masing seri yang ditentukan kemudian.

Adapun, Seri A berjangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi, Seri B berjangka waktu 5 tahun, dan Seri C berjangka waktu 7 tahun.

Selain obligasi, WIKA juga menerbitkan Sukuk Mudharabah berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I 2022 dengan total dana sukuk sebesar Rp500 miliar. Sukuk tersebut bagian dari penawaran umum berkelanjutan sukuk mudharabah III dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp1 triliun.

Adapun, sukuk senilai Rp500 miliar ini akan diterbitkan dalam 3 seri dengan besaran jumlah dana sukuk dan nisbah pendapatan yang dibagihasilkan ditentukan kemudian.

Ketiga seri sukuk ini dibedakan berdasarkan jangka waktunya, Seri A berjangka waktu 3 tahun, Seri B berjangka waktu 5 tahun, sementara Seri C berjangka waktu 7 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper