Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akuisisi GEMS, ABM Investama (ABMM) Kantongi Pinjaman Bank US$320 Juta

Pinjaman dari Bank Mandiri akan jatuh tempo dalam 60 bulan sejak penandatanganan perjanjian Fasilitas Pembiayaan, atau paling lambat 31 Desember 2027.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 20 September 2022  |  10:44 WIB
Akuisisi GEMS, ABM Investama (ABMM) Kantongi Pinjaman Bank US$320 Juta
Proses pengapalan batu bara dari conveyor belt ke kapan tongkang. - abm/investama.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten holding multisektor PT ABM Investama Tbk. (ABMM) mengantongi fasilitas pinjaman dari bank untuk mengakuisisi 30 persen saham emiten batu bara Grup Sinarmas, PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS).

Berdasarkan keterbukaan informasi ABMM di Bursa Efek Indonesia, melalui anak usahanya PT Radhika Jananta Raya (RJR), Perseroan telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Pembiayaan untuk memperoleh pinjaman dengan nilai sebanyak-banyaknya US$320 juta.

Fasilitas pembiayaan tersebut diberikan dari para kreditur yang akan digunakan oleh RJR untuk melakukan pembayaran sebesar 75 persen atas transaksi pembelian saham dan dijamin oleh gadai atas saham RJR yang dimiliki PT Reswara Minergi Hartama (RMH), gadai atas saham GEMS yang dibeli oleh RJR, dan gadai atas rekening-rekening RJR yang dibuka di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., sebagai bank rekening.

Adapun, fasilitas pembiayaan tersebut akan jatuh tempo dalam 60 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian Fasilitas Pembiayaan, atau paling lambat 31 Desember 2027.

“Fasilitas pembiayaan sebesar US$320 juta dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk diharapkan dapat menjadi sumber pendanaan tambahan bagi Perseroan untuk transaksi pembelian 30 persen saham GEMS,” ungkap Manajemen ABMM dalam keterbukaan informasi, Selasa (20/9/2022).

Perseroan memiliki pandangan bahwa investasi pada GEMS dapat menghasilkan penerimaan arus kas yang cukup dari penerimaan dividen untuk melakukan pembayaran pokok dan bunga hutang kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sementara itu, dari transaksi pembelian 30 persen saham GEMS yang melibatkan fasilitas pembiayaan kredit dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan meningkatkan rasio utang ABMM selama beberapa tahun ke depan sebelum pelunasan terjadi.

“Sumber dari pelunasan sendiri akan berasal dari dividen yang diterima dari GEMS. Perseroan telah memperoleh persetujuan dari para krediturnya untuk memperoleh Fasilitas Pembiayaan dan untuk memberikan jaminan,” jelas Manajemen ABMM.

Sebelumnya, dalam rangka mengembangkan kegiatan usaha, ABMM berpartisipasi dalam proses Lelang yang dilakukan oleh GEMS untuk membeli 30 persen saham melalui anak usahanya RJR.

RJR membeli 1.764.705.900 saham atau 30 persen modal ditempatkan dan modal disetor GEMS yang tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Pada 15 September 2022, Perseroan dan RJR telah memenuhi seluruh persyaratan pendahuluan dan RJR secara efektif telah menyelesaikan Transaksi Pembelian Saham.

Adapun, harga pembelian saham sesuai POJK 17/2020 yang disepakati adalahUS$420 juta atau setara dengan Rp6,24 triliun (kurs Bank Indonesia 13 September 2022) atau Rp3.536 per saham ditambah dengan pembayaran yang ditangguhkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abm investama golden energy mines pinjaman akuisisi bank mandiri
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top