Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Royal! Sido Muncul (SIDO) Siapkan Dividen Kuartal IV/2022

Sido Muncul mengalokasikan 90 persen dari laba bersih sebagai dividen untuk pemegang saham.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 17 September 2022  |  14:11 WIB
Royal! Sido Muncul (SIDO) Siapkan Dividen Kuartal IV/2022
Pekerja memilah sachet Tolak Angin di bagian pengemasan pabrik PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, Senin (10/2/2014). Bloomberg - Dimas Ardian
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten farmasi dan jamu, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) mengindikasikan bakal menebar dividen pada bulan November atau Desember pada tahun ini.

Direktur Keuangan Sido Muncul Leonard mengatakan SIDO mengambil sebanyak 90 persen dari laba bersih untuk menebar dividen. Meski demikian, Leonard mengaku belum bisa menyebut nominalnya lantaran masih menunggu keputusan dari direksi.

“Ini mesti diputuskan di board meeting ya, tapi kan kita selalu bagikan dividen itu kan 90 persen dari kita punya profit ya biasanya,” ujar Leonard dalam paparan Public Expose 2022 pada Jumat (16/9/2022).

Pada penutupan perdagangan Jumat (16/9/2022) saham SIDO terpantau stagnan di level Rp710. Selama perdagangan saham SIDO bergerak direntang Rp710-Rp725.

Adapun jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 252,17 juta saham dengan kapitalisasi pasar yang mencapai Rp21,3 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2022, kinerja penjualan SIDO tersebut turun 2,58 persen menjadi Rp1,61 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp1,65 triliun.

Turunnya penjualan SIDO berimbas pada laba bersih. Belum lagi, pembengkakan beban pokok penjualan turun menggerus bottom line. Laba bersih SIDO tercatat turun 11,24 persen secara tahunan menjadi Rp445,59 miliar dibandingkan dengan Rp502 miliar di periode yang sama tahun lalu.

Presiden Direktur Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul David Hidayat menjelaskan pendapatan SIDO semester I/2022 memang mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan periode yang sama 2021.

Pada 2021, lonjakan permintaan lanjutnya, benar-benar luar biasa, tidak bisa dibandingkan dengan kondisi penjualan normal. Alasannya, kondisi pandemi saat itu benar-benar membuat masyarakat panik dan membeli produk-produk kesehatan.

"Sementara ketersediaan bahan baku saat itu juga terbatas, khususnya bahan impor dari negara pemasok yang lockdown. Meskipun demikian, penurunan penjualan dibandingkan dengan 2021 hanya 2,5 persen," jelasnya saat dihubungi Bisnis, Senin (15/8/2022).

Lebih lanjut, David juga menjelaskan penurunan profitabilitas karena adanya kenaikan harga bahan baku yang telah bergerak naik sejak awal tahun.

Sayangnya, kenaikan harga jual beberapa produk efektif pada awal kuartal II/2022, sehingga dampak kenaikan harga jual menutupi kenaikan harga bahan baku kurang begitu terasa.

"Profitabilitas laba bersih pada semester II/2022 ini diharapkan sudah meningkat dari semester I/2022," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sido muncul SIDO dividen irwan hidayat
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top