Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Induk Bali United (BOLA) Bentuk Anak Usaha Baru di Bisnis Blockchain

Induk klub Bali United, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (BOLA), baru saja membentuk lini usaha baru di bidang blockchain.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 14 September 2022  |  13:58 WIB
Induk Bali United (BOLA) Bentuk Anak Usaha Baru di Bisnis Blockchain
CEO PT Bali Bintang Sejahtera Tbk Yabes Tanuri (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djayadi (kiri), dan pemain Bali United Irfan Bachdim, usai pencatatan perdana saham perseroan, di Galeri BEI, Jakarta, Senin (17/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar. Induk Bali United (BOLA) Bentuk Anak Usaha Baru di Bisnis Blockchain
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten induk klub bola Bali United, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (BOLA) mendirikan anak usaha baru untuk mengembangkan bisnis teknologi berbasis blockchain

Sekretaris Perusahaan Bali Bintang Sejahtera, Yohanes Ade Bunian Moniaga mengatakan, BOLA telah mendirikan anak perusahaan baru dengan nama PT Manusia Masa Depan dengan kepemilikan saham sebesar 99,9 persen atau setara Rp990 juta rupiah.

“Telah melakukan setoran modal secara penuh pada 5 Agustus 2022 dan sampai dengan tanggal surat ini belum aktif beroperasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (14/9/2022).

Anak usaha BOLA tersebut bergerak di bidang aktivitas perdagangan dan portal web/platform digital serta pengembangan teknologi blockchain.

“Melalui anak perusahaan, perseroan berencana untuk melakukan investasi di bisnis-bisnis teknologi berbasis blockchain,” imbuh Yohanes.

Manajemen BOLA mengklaim pendirian anak usaha ini tidak akan berdampak negatif yang signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.

Seiring dengan pengumuman aksi korporasi tersebut, saham BOLA terpantau naik 0,56 persen ke posisi Rp356 per saham di sesi kedua perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/9/2022) pukul 13.40 WIB.

Sepanjang sesi perdagangan hari ini, BOLA mencetak transaksi 1,03 juta saham senilai Rp363,19 juta.

Secara year-to-date (ytd), saham berkapitalisasi pasar Rp2,14 triliun tersebut masih dalam tren koreksi sebesar 43,04 persen, dari harga saham di awal tahun senilai Rp625.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bola bali united Pieter Tanuri blockchain Bali Bintang Sejahtera
Editor : Yustinus Andri DP
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top