Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Grup Djarum Solusi Tunas (SUPR) Cetak Laba Bersih Rp505 Miliar Semester I/2022

Meningkatnya laba bersih Solusi Tunas Pratama (SUPR) milik Grup Djarum diakibatkan menurunnya biaya keuangan sepanjang semester I/2022.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 05 September 2022  |  20:43 WIB
Grup Djarum Solusi Tunas (SUPR) Cetak Laba Bersih Rp505 Miliar Semester I/2022
Pemandangan daratan dan lautan dari atas menara telekomunikasi yang dimiliki oleh PT Solusi Tunas Pramata Tbk. - stptower.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kinerja pendapatan emiten menara Grup Djarum PT Solusi Tunas Pratama Tbk. (SUPR) tercatat turun sepanjang semester I/2022. Akan tetapi, SUPR berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih sepanjang enam bulan pertama 2022.

Pendapatan emiten berkode saham SUPR ini turun menjadi Rp933,9 miliar pada enam bulan pertama 2022. Pendapatan ini turun 10,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,04 triliun.

Pendapatan tersebut dikontribusi dari pendapatan pihak ketiga sebesar Rp933,9 miliar.

Berdasarkan pelanggannya, SUPR memperoleh pendapatan terbesar dari PT XL Axiata Tbk. (EXCL), yakni senilai Rp331,3 miliar di semester I/2022, atau sebesar 35 persen dari total pendapatan perseroan.

SUPR juga memperoleh pendapatan dari PT Hutchison 3 Indonesia sebesar Rp201,8 miliar, PT Telekomunikasi Selular Rp141 miliar, PT Indosat Tbk. (ISAT) sebesar Rp121 miliar, dan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) sebesar Rp101 miliar.

Beban pokok pendapatan SUPR juga tercatat turun hingga semester I/2022 menjadi Rp215 miliar, dari Rp275 miliar atau turun 21,53 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Turunnya pendapatan ini membuat laba bruto SUPR turun menjadi menjadi Rp717 miliar, atau 6,51 persen dari Rp767 miliar.

Akan tetapi, laba bersih SUPR tercatat mampu tumbuh 136,8 persen menjadi Rp505 miliar di semester I/2022, dari Rp213 miliar di semester I/2021.

Laba bersih yang tumbuh signifikan ini diakibatkan dari turunnya biaya keuangan SUPR di semester I/2022 menjadi Rp127 miliar, dari Rp383 miliar secara tahunan.

Adapun hingga 30 Juni 2022, SUPR mencatatkan total aset senilai Rp9,5 triliun, turun dari 31 Desember 2021 sebesar Rp11,6 triliun.

Total liabilitas perseroan tercatat turun menjadi Rp5,3 triliun di akhir Juni 2022, dari Rp8,4 triliun di akhir Desember 2021. Sementara itu, total ekuitas perseroan tercatat naik menjadi Rp4,1 triliun di semester I/2022, dibandingkan 2021 sebesar Rp3,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten solusi tunas pratama djarum emiten menara
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top