Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Harga Saham Austindo (ANJT) Tak Sejalan Fundamental, Mengapa?

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) mencatatkan kinerja cemerlang sepanjang semester I/2022. Meski demikian, pergerakan harga saham masih berbanding terbalik
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 01 September 2022  |  11:30 WIB
Harga Saham Austindo (ANJT) Tak Sejalan Fundamental, Mengapa?
Jajaran Direksi PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) dalam acara paparan publik, Rabu (8/6 - 2022).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) mencatatkan kinerja cemerlang sepanjang semester I/2022. Meski demikian, pergerakan harga saham emiten perkebunan tersebut berbanding terbalik dengan performa keuangannya.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, ANJT membukukan laba bersih sebesar US$19,3 juta pada semester I/2022. Catatan tersebut naik 66,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

Kenaikan laba bersih ANJT sejalan dengan pertumbuhan pendapatan perusahaan. Tercatat, ANJT membukukan pendapatan sebesar US$144,1 juta, naik 19,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

Secara rinci, pendapatan ANJT didominasi oleh penjualan CPO dan PK dengan kontribusi sebesar 98,8 persen terhadap total pendapatan perusahaan atau sebesar US$142,3 juta, dibandingkan dengan US$119,4 juta atau 99,2 persen pada periode yang sama tahun 2021.

Adapun, berdasarkan data RTI pada Kamis (1/9/2022) hingga pukul 09.50 WIB, harga saham ANJT stagnan di kisaran Rp835. Namun, secara year to date (ytd) harga saham ANJT telah terkoreksi 15,66 persen hingga penutupan perdagangan Rabu (31/8/2022) kemarin.

Terkait hal tersebut, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menjelaskan, secara teknikal pergerakan saham ANJT relatif terkonsolidasi sejauh ini. Meski demikian, ia masih melihat adanya potensi koreksi lanjutan yang diperkirakan dapat menuju ke level Rp725.

“Selain itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga terlihat masih berkutat di area negatif,” kata Ivan saat dihubungi, Kamis (1/9/2022).

Di sisi lain, Ivan menuturkan peluang kenaikan harga saham ANJT masih terbuka. Menurutnya, jika secara mingguan ANJT masih bertahan ditutup pada level minimal Rp725, maka harga sahamnya berpotensi membentuk trend reversal pada level resistance di Rp900.

Ivan merekomendasikan investor untuk melakukan buy on weakness saham ANJT mendekati level koreksinya, yakni pada posisi Rp725.

Sementara itu, Head of Research NH Korindo Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata mengatakan, secara teknikal, saham ANJT menunjukkan pola bottoming di sekitar Rp800 yang menjadi level support psikologis.

Namun, Liza mengatakan pembebasan sesungguhnya adalah ketika ANJT mampu breakout ke atas Rp835. Bila berhasil menembus level tersebut, maka ANJT telah melampaui resistance moving average (MA) 10 hari, MA20, dan MA50.

“Sehingga, akan terbuka peluang ANJT menuju target harga pada kisaran Rp900 - Rp925,” jelas Liza.

Oleh karena itu, Liza merekomendasikan investor untuk mulai average up atau melakukan penambahan beli ketika ANJT mampu bertahan di atas level Rp835. Adapun, level stop loss ANJT menurut Liza adalah jika harganya ditutup di bawah level Rp815.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt austindo nusantara jaya anjt rekomendasi saham harga cpo
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top