Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyebab GOTO Gojek Tokopedia Rugi Rp13,6 Triliun Semester I/2022, Meski Pendapatan Naik

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mencatatkan kerugian akibat peningkatan pencatatan beban setelah merger.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 30 Agustus 2022  |  16:09 WIB
Penyebab GOTO Gojek Tokopedia Rugi Rp13,6 Triliun Semester I/2022, Meski Pendapatan Naik
Warga berbelanja secara daring menggunakan e-commerce Tokopedia di Jakarta, Minggu (17/7/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mencatatkan peningkatan rugi bersih akibat tingginya beban meskipun pendapatan naik pada semester I/2022.

Dalam laporan keuangan per Juni 2022 atau semester I/2022, GOTO membukukan pendapatan bersih Rp3,39 triliun, naik dari Rp1,96 triliun pada semester I/2021.

Perincian pendapatan GOTO ialah imbalan jasa Rp7,98 triliun, imbalan iklan Rp1,15 triliun, transaksi dan pembayaran Rp907,72 miliar, dan lain-lain Rp424,39 miliar.

Secara total, pendapatan bruto GOTO pada semester I/2022 melesat menjadi Rp10,74 triliun dari Rp5,37 triliun pada semester I/2021. Namun, pendapatan bruto dikurangi promosi kepada pelanggan Rp7,34 triliun sehingga menjadi Rp3,39 triliun per Juni 2022.

Meski pendapatan bertumbuh, berbagai beban GOTO setelah merger meningkat, seperti beban penjualan dan pemasaran menjadi Rp6,35 triliun per Juni 2022 dari sebelumnya Rp1,89 triliun, dan beban umum serta administrasi Rp5,75 triliun dari sebelumnya Rp3,83 triliun.

GoTo pun mencatatkan rugi bersih Rp13,65 triliun pada semester I/2022, meningkat dari rugi bersih Rp6,28 triliun pada semester I/2021.

Sebelumnya, manajemen GOTO menjelaskan rugi bersih disebabkan beban-beban perseroan yang meningkat tajam seiring merger antara PT Aplikasi Karya Anak Bangsa dengan PT Tokopedia yang menghasilkan entitas induk GOTO. Adapun, pengumuman merger kedua usaha rintisan ini dilaksanakan pada 17 Mei 2021.

Pada penutupan perdagangan Selasa (30/8/2022) saham GOTO naik 1,25 persen atau 4 poin menjadi Rp324. Saham GOTO masih berada di bawah harga saat listing di Bursa Efek Indonesia pada 11 April 2022, yakni Rp338 per saham. Sejak masuk BEI, saham GOTO bergerak di rentang Rp274-Rp416.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Goto GoTo Gojek Tokopedia Kinerja Emiten rugi bersih
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top