Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengelola Restoran CFC (PTSP) Balikkan Rugi Jadi Laba di Semester I/2022

Laba bersih restoran CFC mencapai Rp4,10 miliar pada semester I/2022, berbalik dari rugi bersih Rp9,84 miliar.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 26 Agustus 2022  |  07:43 WIB
Pengelola Restoran CFC (PTSP) Balikkan Rugi Jadi Laba di Semester I/2022
Outlet CFC Indonesia yang dikelola oleh PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP). - cfcindonesia.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pengelola jaringan restoran ayam cepat saji California Fried Chicken (CFC) PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP) membukukan laba sepanjang semester I/2022, berbalik dari rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan PTSP yang dikutip Selasa (23/8/2022), laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp4,10 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp9,84 miliar.

Laba yang ditorehkan PTSP tidak lepas dari kenaikan pendapatan bersih sepanjang Januar—Juni 2022. Selama periode ini, PTSP membukukan pendapatan Rp284,31 miliar, naik 37,61 persen dibandingkan dengan Rp206,59 miliar pada semester I/2021.

Pendapatan PTSP disumbang oleh operasional 318 gerainya per 30 Juni, naik dari jumlah gerai per 31 Desember 2021 sebanyak 284 gerai. Kontribusi CFC mencapai Rp262,45 miliar, sementara sumbangan dari merek Sapo Oriental sebesar Rp8,45 miliar, Sugakiya Rp7,45 miliar, dan Cal Donat Rp4,91 miliar. PTSP juga mendapatkan royalti dan franchise fee sebesar Rp1,04 miliar.

Sejalan dengan naiknya pendapatan, beban pokok pendapatan juga meningkat 37,61 persen secara tahunan menjadi Rp113,79 miliar dari sebelumnya Rp82,69 miliar. Meski demikian, PTSP tetap membukukan laba kotor sebesar Rp170,52 miliar.

Total aset PTSP sampai akhir Juni 2022 tercatat turun menjadi Rp299,50 miliar, dari Rp323,19 miliar per 31 Desember 2021.

Liabilitas perseroan juga turun menjadi Rp169,15 miliar dari sebelumnya Rp195,31 miliar. Sementara itu, ekuitas naik tipis dari Rp127,87 miliar menjadi Rp130,34 miliar pada 30 Juni 2022.

Direktur Utama PTSP Edi Triyento mengatakan PTSP menargetkan pendapatan perseroan dapat tumbuh 20 persen sepanjang 2022, dengan profitabilitas yang diharapkan tidak dalam posisi negatif.

“Penjualan kami targetkan naik 20 persen. Untuk laba, di 2021 kami masih rugi. Di 2022 kami harap tidak negatif lagi, minimal membukukan angka positif,” kata dia.

Target PTSP ini akan didukung dengan rencana untuk penambahan 20 gerai baru sepanjang 2022. Per 30 Juni 2022, PTSP tercatat mengoperasikan total 301 gerai milik perusahaan maupun waralaba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pioneerindo gourmet international Kinerja Emiten ptsp cfc restoran
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top