Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Diam-diam APAC Investment Jadi Pengendali Baru Era Graharealty (IPAC)

APAC menjadi pengendali Era Graharealty (IPAC) dengan kepemilikan 84,97 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh IPAC.
Jajaran komisaris dan direksi Era Graharealty menerima sertifikat Pencatatan Perdana Saham IPAC di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (30/6/2021)/Dok.BEI.
Jajaran komisaris dan direksi Era Graharealty menerima sertifikat Pencatatan Perdana Saham IPAC di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (30/6/2021)/Dok.BEI.

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten agen properti dan real estate PT Era Graharealty Tbk. (IPAC) mengumumkan terjadi perubahan pengendali pada perseroan, dari semula PT Realti Indo Mandiri (RIM), kini menjadi APAC Investment 2 Pte Ltd.

Direktur Utama Era Graharealty Darmadi Darmawangsa menjelaskan pada 11 Agustus 2022, RIM diketahui telah menandatangani perjanjian jual beli saham dengan perusahaan asal Singapura, APAC Investment 2 Pte Ltd (APAC).

“APAC sepekat untuk membeli 757.394.700 saham milik RIM pada harga pelaksanaan Rp122 per saham. Dengan demikian nilai transaksi sebesar Rp92,40 miliar,” kata Darmadi dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (12/8/2022).

Transaksi pengalihan saham IPAC dilakukan pada pasar negosiasi. Setelah transaksi ini, APAC menjadi pengendali IPAC dengan kepemilikan 84,97 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh IPAC dengan nilai nominal Rp10 per saham.

Sesuai ketentuan POJK 9/2018, APAC sebagai pengendali baru perseroan akan melaksanakan tender wajib. Informasi lebih lanjut akan diumumkan kemudian.

Manajemen IPAC menilai, informasi atau fakta material ini tidak akan berdampak pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.

Sebagai informasi, IPAC resmi tercatat di BEI pada 30 Juni 2021. Perseroan merupakan pemegang hak atas lisensi ERA Indonesia yang merupakan master franchise real estat dari AS yang berada di lebih dari 33 negara di dunia. ERA Indonesia merupakan bagian dari ERA Asia Pasifik yang saat ini terafiliasi dengan 10 negara di Asia Pasifik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper