Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rugi Kontraktor Grup Astra, Acset ACST Menciut Semester I/2022

Rugi bersih Acset turun dari Rp153,2 miliar pada semester II/2021 menjadi Rp114,5 miliar pada semester II/2022.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 28 Juli 2022  |  12:18 WIB
Rugi Kontraktor Grup Astra, Acset ACST Menciut Semester I/2022
Sebuah crane tengah beroperasi di proyek Wisma Pertamina. Proyek tersebut digarap oleh PT Acset Indonusa Tbk. Rugi bersih Acset turun dari Rp153,2 miliar pada semester II/2021 menjadi Rp114,5 miliar pada semester II/2022. - acset
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten kontraktor grup Astra, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) pada semester I/2022 membukukan pendapatan sebesar Rp 508,7 miliar atau turun sebesar 21,01 persen dari Rp644,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Perseroan mencatatkan penurunan biaya keuangan menjadi sebesar Rp7,9 miliar atau turun sebesar 80,9 persen dari Rp41,5 miliar pada kuartal kedua periode yang sama tahun 2021.

Corporate Secretary dan Investor Relations Acset Indonusa Maria Cesilia Hapsari menegaskan di periode ini, rugi bersih Acset turun sebesar 25,3 persen dari Rp153,2 miliar pada semester II/2021 menjadi Rp114,5 miliar di periode yang sama di tahun 2022.

"Pandemi yang turut berkontribusi dalam terhambatnya penyelesaian proyek berjalan maupun penundaan tender yang diikuti masih menjadi faktor yang mempengaruhi kinerja Perseroan pada periode ini," jelasnya dalam keterangan, Kamis (28/7/2022).

Namun, emiten berkode ACST ini tetap fokus pada usaha perbaikan internal yang bertujuan memperkuat fundamental, sehingga siap melaju seiring pemulihan yang akan terjadi di industri konstruksi yang mulai dirasakan.

Operational excellence yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan tercermin dalam penurunan biaya serta penurunan rugi bersih dibandingkan dengan periode lalu.

Sepanjang Semester I/2022, ACSET mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp516,4 miliar atau naik sebesar 169,8 persen dari Rp191,4 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Perolehan kontrak baru tersebut terdiri atas proyek pondasi dan infrastruktur. Dalam sektor pondasi, beberapa kontrak baru yang berhasil diraih di antaranya LRT City Jatibening dan Soil improvement Batang.

Seluruh proyek pondasi tersebut dikerjakan oleh anak usaha ACST yakni PT Acset Pondasi Indonusa. Sementara itu, pada sektor infrastruktur, ACST mendapatkan kontrak baru di pekerjaan penambahan lajur Tol Tangerang – Merak.

Berdasarkan kontribusi per lini bisnis dalam perolehan pendapatan periode ini didominasi oleh sektor konstruksi sebesar 41 persen, disusul sektor infrastruktur sebesar 36 persen, dan pondasi sebesar 23 persen.

"Berada dalam kondisi yang menantang akibat pandemi, ACSET terus berkomitmen melakukan perbaikan kinerja seiring menyambut pemulihan industri konstruksi yang mulai dirasakan," tuturnya.

Operational excellence dengan disiplin finansial masih menjadi agenda besar ACST di tahun ini. Perseroan meyakini upaya-upaya yang dilakukan di internal masih berada pada jalur yang tepat demi tercapainya tujuan tersebut.

Pengkajian proses bisnis terus dilakukan secara intensif agar menghasilkan biaya yang lebih efisien serta kepuasan bagi pelanggan Perseroan.

Hal ini juga didukung oleh inisiatif-inisiatif digitalisasi yang diharapkan dapat menciptakan infrastruktur sistem yang lebih andal bagi kegiatan operasional Perseroan.

Dukungan Grup Astra terhadap Acset melalui pemberdayaan rantai-bisnis yang ada, turut membantu dalam menghadapi kondisi yang menantang saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

acset indonusa acst astra Kinerja Emiten
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top