Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelaku Pasar Pantau KTT G7, Harga Minyak Fluktuatif

Harga minyak mentah WTI dan Brent menguat setelah sempat terkoreksi pada awal perdagangan hari ini.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 27 Juni 2022  |  09:55 WIB
Pelaku Pasar Pantau KTT G7, Harga Minyak Fluktuatif
Rangkaian kereta pengangkut minyak mentah, bahan bakar, dan gas cair dalam posisi miring di stasiun kereta Yanichkino, menuju ke kilang Gazprom Neft PJSC Moscow di Moskow, Rusia - Bloomberg/Andrei Rudakov
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah berfluktuasi pada perdagangan awal pekan ini, Senin (27/6/2022), karena investor memantau perkembangan dari KTT Negara-negara Kelompok Tujuh (G7) , sementara kekhawatiran resesi yang melemahkan permintaan terus menghantui pasar.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,51 persen atau 0,55 poin ke level US$108,17 per barel pada pukul 09.33 WIB, setelah sempat melemah di bawah US$107 per barel pada awal perdagangan.

Sementara itu, harga minyak Brent terpantau menguat 0,76 persen atau 0,8 poin ke level US$113,98 per barel. Brent juga sempat terkoreksi hingga 1,2 persen pagi ini.

Negara-negara G7 berkomitmen untuk memberikan dukungan tidak terbatas ke Ukraina untuk pertahanannya melawan Rusia. Hal ini membebani harga minyak di Negeri Beruang Merah tersebut.

Minyak mentah menuju penurunan bulanan pertama sejak November di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang perlambatan global karena bank sentral menaikkan suku bunga untuk memerangi lonjakan inflasi. Namun, harga eceran untuk produk seperti bensin belum turun secepat minyak mentah, karena kurangnya kapasitas untuk memproduksi bahan bakar.

Meskipun minyak mentah tersapu fluktuasi pasar komoditas lainnya, pasar minyak menunjukkan tanda-tanda bullish yang mengindikasikan penurunan dapat tertahan. Cadangan minyak global tetap ketat, yang diperburuk oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Sementara itu,KTT G7 tengah mendiskusikan batasan harga minyak Rusia yang akan berhasil dengan memberlakukan pembatasan pada asuransi dan pengiriman.

Mekanisme potensial hanya akan memungkinkan pengangkutan minyak mentah dan produk minyak Rusia yang dijual di bawah ambang batas yang disepakati, menurut sumber Bloomberg.

"Diskusi di antara para pemimpin dan pejabat G7 sedang berlangsung, dan kesepakatan belum tercapai," kata sumber yang mengetahui perihal ini.

Sementara itu, Kepala Diplomat Uni Eropa Josep Borell mengatakan AS dan Iran akan memulai kembali pembicaraan mengenai kesepakatan nuklir dalam beberapa hari ke depan.  Negosiasi akan dilakukan secara tidak langsung dan UE akan bertindak sebagai mediator.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak harga minyak mentah harga minyak brent harga minyak mentah wti G7
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top