Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simak Rekomendasi Indosat (ISAT) Setelah Efisiensi Pascamerger

Analis berpendapat merger antara Indosat dengan Tri akan meningkatkan synergic value perseroan, network quality, serta product offering dari perseroan.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 27 Juni 2022  |  11:15 WIB
Simak Rekomendasi Indosat (ISAT) Setelah Efisiensi Pascamerger
Logo Tri Indonesia dan Indosat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten telekomunikasi PT Indosat Tbk. (ISAT) memproyeksikan dapat membuat saving costs senilai US$300-US$400 juta sampai 2024 pascamerger.

Analis Panin Sekuritas Kevin Dalame mengatakan, sejalan dengan cost saving yang dilakukan, perseroan juga akan mengurangi sites sebanyak 25 persen atau kurang lebih 15.000 sites, yang didominasi oleh menara yang overlapping.

Dia melanjutkan, strategi dari Tri adalah menyasar pasar anak muda, khususnya pada gaming yang didukung dengan Indonesia sebagai negara dengan gamers terbanyak ke-3 di dunia. Hal ini sejalan dengan Tri yang memimpin games experience per Desember 2021, dengan skala 68.2 dan voice app experience dengan skala 77,8.

"Namun, patut dicermati, download speed experience perseroan masih di bawah Telkomsel sebesar 13,2 Mbps, sementara Telkomsel di 16,3 Mbps," ujar Kevin dalam risetnya, dikutip Senin (27/6/2022).

Akan tetapi, lanjutnya, pascamerger, terdapat potensi peningkatan dari sisi download speed, di mana sinergi yang dapat timbul dari merger tersebut adalah penggabungan spektrum yang menjadi lebih besar. Menurut Kevin, hal ini akan berdampak positif ke kualitas jaringan ISAT.

Adapun Panin Sekuritas melihat positif merger antara Indosat dengan Tri, yang menurutnya akan meningkatkan synergic value perseroan, network quality, serta product offering dari perseroan.

Melihat pertimbangan tersebut, Panin Sekuritas merekomendasikan hold saham ISAT dengan target harga di Rp6.600.

"Namun, patut dicermati bahwa harga saham perseroan telah naik signifikan, yang melebihi fair value estimasi kami. Sejalan dengan  hal ini, kami merekomendasikan hold dengan target harga Rp6.600," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indosat isat indosat ooredoo
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top