Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Dibuka Menguat, Kamis 23 Juni

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat 0,16 persen pada perdagangan Kamis (23/6/2022) dan berpotensi ditutup dengan pelemahan.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 23 Juni 2022  |  09:35 WIB
Karyawati salah satu bank memperlihatkan uang rupiah dan dolar di Jakarta, Kamis (29/4/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati salah satu bank memperlihatkan uang rupiah dan dolar di Jakarta, Kamis (29/4/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (23/6/2022) pukul 09.10 WIB dibuka menguat di level Rp14.838 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, Kamis (23/6/2022) nilai rupiah terhadap dolar AS hari ini menguat 24,5 poin atau setara 0,16 persen.

Sedangkan indeks dolar AS di pasar spot hari ini menguat tipis 0,07 persen atau 0,075 poin ke level 104,272.

Mengutip data Bank Indonesia, kurs transaksi dolar Amerika Serikat pada Kamis (23/6/2022) mematok harga jual Rp14.934,30 sedangkan harga beli senilai Rp14.7785,70.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan dalam risetnya, mata uang Garuda diperkirakan akan dibuka fluktuatif pada perdagangan hari ini.

“Tetapi berisiko ditutup melemah di rentang Rp14.850—Rp14.900 per dolar AS,” jelas Ibrahim, Kamis (23/6/2022).

Sejumlah mata uang di Asia Pasifik dibuka menguat antaralain dolar Hongkong 0,01 persen dan dolar Taiwan 0,07 persen.

Adapun nilai mata uang yang terdepresiasi yaitu dolar Singapura sebesar 0,16 persen, won Korea 0,24 persen, dan baht Thailand 0,09 persen.

Strategist Standard Chartered Steve Englander menyatakan kepada Bloomberg, dolar AS masih memiliki potensi untuk reli sebesar 5 persen.

Kenaikan dipicu ketakutan masyarakat akan inflasi dan respon The Fed terhadap kemungkinan resesi.

“Dolar dapat mengalami kenaikan didasarkan pada asumsi bahwa kondisi keuangan akan semakin ketat,” ujar Englander.

Lebih lanjut, greenback juga bisa turun sampai 5 persen atau lebih untuk sementara waktu, ditentukan oleh posisi pasar ke depan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dolar as Rupiah nilai tukar rupiah
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top