Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasil Lelang Sukuk Negara, Selasa 31 Mei 2022, Penawaran Masuk Rp20,22 Triliun

Total penawaran yang masuk senilai Rp20,22 triliun untuk enam seri SBSN yang terdiri atas satu surat perbendaharaan negara syariah (SPN-S) dan lima project based sukuk (PBS).
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 31 Mei 2022  |  17:03 WIB
Hasil Lelang Sukuk Negara, Selasa 31 Mei 2022, Penawaran Masuk Rp20,22 Triliun
Karyawan memantau pergerakan harga saham di kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (11/10). - JIBI/Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Lelang surat berharga syariah negara atau sukuk negara, Selasa (31/5/2022), menghasilkan penawaran masuk senilai Rp20,22 triliun, lebih tinggi jika dibandingkan penawaran sukuk sebelumnya.

Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pemerintah hari ini kembali melakukan lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara.

Hasilnya, total penawaran yang masuk senilai Rp20,22 triliun untuk enam seri SBSN yang terdiri atas satu surat perbendaharaan negara syariah (SPN-S) dan lima project based sukuk (PBS).

Jumlah lelang kali ini tercatat naik 18,80 persen jika dibandingkan dengan jumlah penawaran lelang dua pekan lalu yaitu 17 Mei 2022 sebesar Rp17,02 triliun.

Hasil lelang ini kembali mengalami kenaikan setelah pada 19 April 2022 lalu mencetak rekor terendah sepanjang tahun 2022 yaitu sebanyak Rp7,54 triliun.

Pada lelang kali ini, hasil penawaran masuk terbanyak tercatat dialami seri SPNS15112022 yang jatuh tempo 15 November 2022 dengan total Rp7,92 triliun. Dari penawaran yang masuk, yield atau imbal hasil rerata tertimbang yang dimenangkan sebesar 2,11 persen dengan jumlah nominal dimenangkan Rp2,45 triliun.

Seri selanjutnya yang paling diincar oleh investor yakni PBS031 dengan jatuh tempo pada 15 Juli 2024 dengan total penawaran masuk Rp5,92 triliun.

Yield rerata tertimbang yang dimenangkan dari seri PBS031 tersebut adalah 5,25 persen dengan jumlah nominal yang sebesar Rp4,05 triliun dan sekaligus merupakan jumlah dimenangkan terbanyak dari enam seri SBSN lainnya.

Adapun, total nominal yang dimenangkan dari keenam seri yang ditawarkan senilai Rp8 triliun, lebih rendah dari target indikatif pemerintah yaitu sebesar Rp9 triliun. Sementara hasil lelang dua minggu sebelumnya pemerintah memenangkan penawaran sebanyak Rp4,28 triliun, yang juga dibawah target indikatif.

Berikut daftar hasil Lelang SUN pada Selasa (31/5/2022): 

Seri

Jatuh Tempo

Penawaran Masuk

Jumlah Dimenangkan

Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan

SPNS15112022

15 November 2022

Rp7,92 triliun

Rp2,45 triliun

2,11%

PBS031

15 Juli 2024

Rp5,92 triliun

Rp4,05 triliun

5,25%

PBS032

15 Juli 2026

Rp2,79 triliun

Rp300 miliar

5,996%

PBS030

15 Juli 2028

Rp591 miliar

Rp400 miliar

6,41%

 

PBS029

15 Maret 2034

Rp2,15 triliun

Rp500 miliar

7,12%

PBS033

15 Juni 2047

Rp858,6 miliar

Rp300 miliar

7,25%

Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian keuangan lelang sukuk djppr
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top