Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mega Perintis (ZONE) Targetkan Penjualan Naik 20 Persen, Buka 40 Gerai Baru Tahun Ini

Target penjualan Mega Perintis (ZONE) pada 2022 naik 20 persen dibandingkan dengan realisasi 2021. Perseroan akan memilih lokasi gerai baru yang strategis.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  14:31 WIB
Gerai manzone - Istimewa.
Gerai manzone - Istimewa.

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten ritel fashion pria PT Mega Perintis Tbk. (ZONE) menargetkan penjualan pada 2022 dapat meningkat 20 persen, didukung oleh ekspansi gerai fisik maupun kanal penjualan daring.

Pada kuartal I/2022, perseroan mencatat belanja konsumen telah memperlihatkan tren normalisasi, seiring dengan pemulihan ekonomi. Penjualan Mega Perintis tercatat tumbuh 47,3 persen secara tahunan menjadi Rp126,9 miliar pada kuartal I/2022, dibandingkan dengan capaian kuartal I/2021 sebesar Rp86,2 miliar.

Adapun penjualan yang diperoleh emiten dengan merek toko ritel Manzone ini mencapai Rp463,87 miliar sepanjang 2021, meningkat 42 persen secara tahunan dibandingkan dengan penjualan bersih 2020 sebesar Rp326,77 miliar.

“Target penjualan pada 2022 naik 20 persen dibandingkan dengan realisasi 2021. Kami akan kombinasikan penjualan online dan offline dengan memilih lokasi gerai yang strategis,” kata Direktur ZONE Luki Rusli dalam paparan publik, Selasa (24/5/2022).

Dia mengatakan perusahaan telah menganggarkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp29,3 miliar pada 2022. Alokasi capex ini akan digunakan untuk membuka gerai-gerai baru dan pengadaan mesin-mesin produksi otomatis guna meningkatkan kualitas dan kecepatan output produksi.

“Target penambahan gerai sebanyak 40 gerai tahun ini belum ada perubahan, kami masih dalam tahapan memilih secara selektif lokasi gerai baru,” tambah Luki.

Dengan prospek penjualan ritel yang membaik, Luki mengatakan laba bersih pada 2022 diharapkan bisa mencapai Rp 60 miliar atau naik dua kali lipat dari realisasi 2021. Pada kuartal I/2022, laba bersih periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp19,7 miliar atau telah tumbuh 1.235 persen dibandingkan dengan kuartal I/2021 sebesar Rp1,47 miliar.

Kinerja pada kuartal II/2022 diproyeksi melanjutkan tren positif akibat dari lonjakan permintaan dan penjualan selama momen Lebaran. Perusahaan mencatat kenaikan penjualan pada festive season mencapai 2,7 kali lipat dibandingkan dengan bulan biasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten emiten ritel Mega Perintis
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top