Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelanggan XL Axiata (EXCL) Naik Jadi 57 Juta, Sahamnya Ditarget Rp3.800

Jumlah pelanggan XL Axiata (EXCL) tumbuh 1,7 persen secara tahunan dengan ARPU yang terjaga pada kuartal I/2022.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  13:01 WIB
Karyawan melayani pelanggan di salah satu XL Center di Jakarta, Minggu (30/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Karyawan melayani pelanggan di salah satu XL Center di Jakarta, Minggu (30/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) mencatatkan kinerja yang dinilai solid selama kuartal I/2022.

Analis NH Korindo Sekuritas Arief Machrus menjelaskan, di periode ini EXCL mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 7,9 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp6,7 triliun, ditopang oleh layanan data hingga 95 persen.

Selain itu, trafik data juga meningkat 33,5 persen yoy menjadi 1.857 petabyte, didukung penambahan BTS sebanyak 133.000 unit dan layanan 4G yang merambah di 460 kota.

“Dominasi BTS 4G membuat wilayah yang dilayani jaringan 4G meluas hingga sebanyak 460 kota. Sementara itu, jumlah pelanggan tumbuh 1,7 persen yoy dengan ARPU yang terjaga, sejalan dengan fokus EXCL pada pelanggan,” papar Arief dalam risetnya, dikutip Selasa (24/5/2022).

XL tercatat berhasil meningkatkan ARPU blended menjadi Rp36.000 dari Rp35.000 di periode yang sama tahun sebelumnya, dengan jumlah pelanggan meningkat menjadi sebanyak 57 juta per kuartal I/2022. 

Meski anggaran belanja modal atau capex perseroan turun 34,9 persen yoy pada periode kuartal I/2022, EXCL telah mengalokasikan capex dengan nilai relatif sama seperti tahun lalu yaitu Rp9 triliun.

Rencananya, capex akan digunakan untuk pembangunan jaringan yang lebih luas guna mendorong pertumbuhan pendapatan.

Sebanyak 70 persen dari capex akan dialokasikan untuk pengembangan segmen mobile, fixed, dan enterprise.

Sebagai informasi, untuk membiayai pembangunan jaringan dan mendorong pertumbuhan pendapatan, capitalized capex perseroan turun 35 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp1,23 triliun.

Penurunan ini disebabkan karena faktor jadwal pelaksanaan pembelanjaan modal meskipun jumlah belanja modal secara tahunan masih akan tetap sama.

NH Korindo Sekuritas mempertahankan rating buy untuk EXCL dengan target harga Rp3.800 selama 12 bulan ke depan.

Pada perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (24/5/2022), saham EXCL tercatat parkir di zona hijau dengan penguatan 0,77 persen atau setara 20 poin ke level 2.620. Saham dengan kapitalisasi pasar Rp28,10 triliun tersebut bergerak di kisaran 2.580 hingga 2.670 hari ini.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xl axiata rekomendasi saham Kinerja Emiten Emiten Telekomunikasi
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top