Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Harga Minyak Melemah setelah Melonjak Tembus US$110, Embargo Rusia Jadi Kunci

Harga minyak melonjak karena dipicu kekhawatiran pasar terhadap mengetatnya suplai minyak mentah dibalik rencana embargo minyak Rusia
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 09 Mei 2022  |  08:39 WIB
Harga Minyak Melemah setelah Melonjak Tembus US$110, Embargo Rusia Jadi Kunci
Ilustrasi. Tanki penimbunan minyak. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga minyak global diprediksi masih berpeluang memanas pada Senin (9/5/2022) seiring dengan sanksi ekspor terhadap Rusia dari sejumlah negara Eropa.

Pukul 08.20 WIB, harga minyak WTI kontrak Juni 2022 turun 1,48 persen atau 1,62 poin menjadi US$108,15 per barel. Harga minyak Brent kontrak Juli 2022 terkoreksi 1,41 persen atau 1,58 poin menuju US$110,81 per barel.

Rusia lagi-lagi mendapatkan tekanan dari sekutu Ukraina. Kali ini negara G-7 menambah beban ekonomi Rusia dengan memboikot import minyak mentah Rusia.

Laporan Monex Investindo Futures menyebutkan harga minyak WTI bergerak naik di hari Jumat, ditutup menguat US$1,95 ke level US$110,54 karena dipicu kekhawatiran pasar terhadap mengetatnya suplai minyak mentah dibalik rencana embargo minyak Rusia oleh Uni Eropa.

"Peluang trading harga minyak berpotensi dijual uji support US$107,35, bila turun ke bawah level US$108,25," papar Monex.

Namun, jika naik ke atas level US$110,50, minyak WTI berpeluang dibeli uji resistance US$111,20.

Level Support : 108.25 - 107.35 - 106.45

Level Resistance : 110.50 - 111.20 - 112.00

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak Rusia harga minyak mentah wti Perang Rusia Ukraina
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top