Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba Bersih Impack Pratama (IMPC) Naik 67,9 Persen Tembus Rp210 Miliar

PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) membukukan kenaikan laba bersih 67,9 persen dari Rp125 miliar di tahun sebelumnya menjadi Rp210 Miliar pada 2021.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 31 Maret 2022  |  11:40 WIB
PT Impack Pratama Industri - Bisnis Indonesia
PT Impack Pratama Industri - Bisnis Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) membukukan kenaikan laba bersih 67,9 persen dari Rp125 miliar di tahun sebelumnya menjadi Rp210 Miliar pada 2021.

Kenaikan pada bottom line perusahaan disebabkan penjualan meningkat 23,9 persen YoY dari Rp1,8 triliun menjadi Rp2,2 triliun. Hal tersebut didongkrak oleh pertumbuhan nilai penjualan Atap PC dan Atap uPVC.

“Kami membukukan EBITDA sebesar Rp428 miliar naik 31,9 persen dari 2020, sedangkan EBITDA margin senilai 19,2 persen,” kata Direktur Utama Impack Pratama Industri Haryanto Tjiptodihardjo dalam keterangan resmi Kamis (31/3/2022).

Menurutnya. perseroan telah  memecahkan rekor kinerja profitabilitas tertinggi sejak IPO dengan perolehan laba bersih senilai Rp210 miliar. Hal ini, lanjutnya, sejalan dengan pemenuhan komitmen Perseroan dalam menjalankan rencana 5 tahun yang diberlakukan mulai tahun 2020 untuk terus melampaui target yang ditentukan.

Di samping itu, IMPC telah melampaui 17,2 persen lebih tinggi dari target pendapatan 2021. Seiring dengan efisiensi operasional dan penurunan beban bunga, perolehan laba bersih melampaui 27,3 persen dari target Perseroan.

“Salah satu faktor yang mendongkrak kenaikan pendapatan adalah pemberlakuan work from home sehingga tren home improvement ini berdampak positif pada bisnis Perseroan di tengah pandemic,” imbuhnya.

Sementara untuk target FY2022, IMPC mematok penjualan sebesar Rp2,6 Triliun dan laba bersih Rp260 miliar. Menurutnya, guna mencapai target yang telah ditentukan tersebut, perseroan juga telah menyusun beberapa strategi.

Misalnya meningkatkan pertumbuhan bisnis organik dengan membuka peluang bisnis baru dan inovasi produk, membangun Distribution Center di Surabaya untuk memperluas jaringan distribusi. Khususnya dalam menyasar wiliayah Indonesia di bagian Timur.

Sebagaimana Perseroan juga aktif dalam upaya peningkatan pertumbuhan anorganik, Perseroan akan melanjutkan kegiatan akuisisi yang dinilai tepat dan melanjutkan kegiatan akuisisi yang dinilai tepat dan memberikan sinergi yang positif.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

laba bersih Kinerja Emiten impc Work From Home
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top