Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Melemah Tipis ke 6.996, Saham BBCA dan INDF Kena Aksi Jual

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tipis ke level 6.996.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 28 Maret 2022  |  09:15 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (26/1/2022). Bisnis - Suselo Jati
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (26/1/2022). Bisnis - Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tipis ke level 6.996.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG melemah 0,08 persen menjadi 6.996,77 pada awal pekan, Senin (28/3/2022) pukul 09.06 WIB. Sesaat setelah perdagangan dibuka, indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.008,12 dan level terendah 6.992.

Sebanyak 223 saham menguat, 116 saham melemah, dan 228 saham diperdagangkan stagnan pagi ini. Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat Rp8.840,78 triliun.

Investor asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp27,88 miliar di awal perdagangan. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dijual investor asing pagi ini senilai Rp39,1 miliar. Harga saham BBCA turun 1,26 persen menjadi Rp7.850.

Selanjutnya saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) juga menjadi saham terbanyak kedua yang dijual asing senilai Rp2,5 miliar. Harga saham BMRI naik 0,32 persen menjadi Rp7.875.

Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) juga menjadi sasaran aksi jual investor asing yakni senilai Rp1,5 miliar. Harga saham INDF tercatat stagnan di level Rp5.775 per saham.

Sebelumnya, Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang mengatakan, minggu lalu IHSG menguat sebesar 0,68 persen, dengan salah satu pendorong penguatan IHSG yakni derasnya capital inflow dana asing sekitar Rp4,02 triliun. Hal ini membuat total capital inflow asing YTD sebesar Rp28,69 triliun.

"Di awal minggu ini ada peluang IHSG untuk menguat terbatas seiring penguatan Indeks DJIA sebesar 0,44 persen," kata Edwin dalam risetnya, Senin (28/3/2022).

Adapun Edwin memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang 6.949-7.046.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bca bank mandiri indofood
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top