Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, 25 Maret 2022, Mantul Diburu Investor

Hari ini harga emas berpeluang dibeli untuk menguji level resistensi US$1.970 selama harga bertahan di atas level support US$1.954 per troy ounce.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 25 Maret 2022  |  15:03 WIB
Pergerakan Harga Emas Hari Ini, 25 Maret 2022, Mantul Diburu Investor
Emas batangan 24 karat ukuran 1oz atau 1 ons, setara 28,34 gram. Harga emas mengalami pergerakan ekstrim pada pekan ini yang mana sempat turun ke level US1.800 per ons beberapa hari setelah memecahkan rekor harga tertinggi. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas global berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (25/3/2022) lantaran kekhawatiran atas ketidakpastian seputar perang di Ukraina, yang masuk bulan kedua. 

Analis Monex Investindo Futures menjelaskan, emas tercatat bergerak naik pada Kamis (25/3/2022), berakhir menguat US$13,39 ke level $1957,45 karena dipicu oleh sentimen permintaan aset safe haven logam mulia seiring kekhawatiran pasar terhadap konflik Rusia dengan Ukraina.

“Hari ini harga emas berpeluang dibeli untuk menguji level resistensi US$1.970 selama harga bertahan di atas level support US$1.954 per troy ounce,” tulis Monex dalam risetnya.

Namun, penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga emas dengan menguji level support selanjutnya US$1.945 per troy ounce.

Komoditas emas, yang tidak membayar bunga, cenderung kehilangan daya tariknya ketika suku bunga naik. Namun konflik yang sedang berlangsung di Ukraina dan lonjakan harga minyak menambah tekanan inflasi yang ada telah menempatkan dukungan bagi harga emas.

Mengutip Antara, kepemilikan SPDR Gold Trust, exchange-traded fund (ETF) yang didukung emas terbesar di dunia, naik ke level tertinggi sejak Februari 2021 pada Rabu (23/3/2022).

“Dengan kenaikan ETF yang didukung emas, komoditas emas bisa menarik lebih banyak peminat jika risiko stagflasi menjadi lebih besar dalam waktu dekat,” kata Han Tan, kepala analis pasar di Exinity.

Sementara itu, para pemimpin Barat yang bertemu di Brussels sepakat untuk memperkuat pasukan mereka di Eropa Timur, meningkatkan bantuan militer ke Ukraina dan memperketat sanksi mereka terhadap Rusia saat serangan Moskow terhadap tetangganya memasuki bulan kedua.

Amerika Serikat mengumumkan sanksi baru terhadap Rusia, memicu permintaan safe haven untuk emas. Mereka juga melarang transaksi terkait emas dengan bank sentral Rusia.

14:59 WIB

Emas Comex melemah ke US$1.961,7

Harga emas spot melemah 0,15 persen atau 3,01 poin ke US$1.954,68 per troy ounce pada 15.56 WIB. 

Sementara itu, emas Comex kontrak Juni 2022 melemah 0,30 persen atau 6 poin ke US$1.961,70 per troy ounce. 

13:48 WIB

Emas spot dan Comex kompak turun

Harga emas melemah 0,05 persen atau 1,03 poin ke US$1.956,66 per troy ounce pada 13.46 WIB.

Sementara emas Comex kontrak Juni 2022 turun 0,25 persen atau 4,90 poin ke US$1.962,80 per troy ounce. 

11:54 WIB

Emas spot menguat di US$1.960,44

Harga emas spot menguat 0,14 persen atau 2,75 poin ke US$1.960,44 per troy ounce pada 11.50 WIB.

Sementara itu, emas Comex kontrak Juni 2022 melemah 0,07 persen atau 1,40 poin ke US$1.966,30 per troy ounce. 

09:38 WIB

Emas spot dan Comex kompak naik

Harga emas spot menguat 0,28 persen atau 5,47 poin ke US$1.963,16 per troy ounce pada 09.37 WIB.

Sementara itu emas Comex kontrak Juni 2022 menguat 0,11 persen atau 2,10 poin ke US$1.969,80 per troy ounce. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini logam mulia harga emas comex
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top