Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hingga Februari, Semen Indonesia (SMGR) Reklamasi Bekas Tambang Kapur 329,3 Ha

Semen Indonesia (SMGR)) telah melakukan reklamasi lahan pascatambang batu kapur seluas 329,30 ha dengan ditanami sebanyak 496.058 pohon.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 24 Maret 2022  |  11:27 WIB
Pekerja memindahkan semen Tonasa (Semen Indonesia Group) ke atas kapal di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (10/6). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Pekerja memindahkan semen Tonasa (Semen Indonesia Group) ke atas kapal di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (10/6). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) melakukan reklamasi lahan pascatambang menjadi kawasan hutan, sebagai bentuk komitmen dalam pelestarian lingkungan, 

Salah satunya dilakukan di Pabrik Tuban, hingga Februari 2022, emiten berkode SMGR ini telah melakukan reklamasi lahan pascatambang batu kapur seluas 329,30 ha dengan ditanami sebanyak 496.058 pohon di antaranya jati, johor, mahoni, sengon, flamboyan, kesambi, juwet hingga trembesi.

Corporate Secretary Semen Indonesia Vita Mahreyni mengatakan SMGR senantiasa berpegang pada penerapan praktik penambangan yang baik dan sejalan dengan pelestarian lingkungan demi kehidupan yang berkelanjutan.

"Pelaksanaan reklamasi dilakukan secara terencana, mulai dari tahap pra-penambangan, sepanjang tahapan usaha pertambangan untuk menata, memulihkan, serta memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya," katanya, dalam keterangan resmi Kamis (24/3/2022).

Selain itu, SMGR menyerahkan 999 bibit pohon kepada Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Pemberian bibit ini salah satu upaya pelestarian alam dan restorasi di Kampung Long Duhung yang merupakan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Wehea-Kelay.

Jenis pohon yang diserahkan diantaranya tanaman durian, rambutan, alpukat, meranti serta ulin. Selanjutnya bibit-bibit pohon tersebut akan ditanam di Kampung Long Duhung, Kecamatan Kelay, Berau, Kalimantan Timur.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan komitmen mengedepankan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menjalanan operasional perusahaan. 

“Bagi Semen Indonesia, sustainability adalah masa depan yang harus diwujudkan sejak sekarang," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Development dan Marketing YKAN, Ratih Loekito menyampaikan pemberian 999 bibit pohon ini sebagai upaya reforestasi mewujudkan Kampung Long Duhung menjadi desa makmur di tengah hutan yang lestari. 

"Semoga kerja sama ini dapat bermanfaat bagi kelestarian alam serta kehidupan masyarakat disana," kata Ratih.

Hutan memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah terjadinya pemanasan global. Hutan berfungsi sebagai media penangkap dan penyimpan karbon dioksida (CO2) dari atmosfer dalam jangka waktu yang lama dan merupakan salah satu upaya memitigasi pemanasan global dan perubahan iklim.

Bibit pohon tersebut merupakan hasil dari partisipasi karyawan melalui kegiatan Virtual Race, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-9 SIG. 

Melalui kegiatan tersebut, seluruh karyawan SMGR Group berhasil mengumpulkan jarak sejauh 45.490 km yang dikonversikan menjadi sebanyak 999 donasi bibit pohon.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semen indonesia reklamasi corporate social responsibility
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top