Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Unilever Indonesia (UNVR) Terbang, Imbas Fokus 5 Bisnis Utama?

Saham Unilever Indonesia (UNVR) naik 1,72 persen atau 70 poin menjadi Rp4.130 pada hari ini.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 26 Januari 2022  |  16:08 WIB
Logo Unilever - Bloomberg
Logo Unilever - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) ditutup menguat seiring dengan rencana Unilever global memfokuskan bisnisnya pada 5 lini usaha.

Pada perdagangan Rabu (26/1/2022), saham UNVR naik 1,72 persen atau 70 poin menjadi Rp4.130. Total transaksi saham UNVR hari ini mencapai Rp47,03 miliar.

Kapitalisasi pasar UNVR mencapai Rp157,56 triliun dengan valuasi PER 26,99 kali. Sepanjang 2022, saham UNVR naik 0,49 persen, tetapi setahun terakhir turun 42,44 persen.

Namun, berbeda dengan saham Unilever Global. Saham Unilever Plc di Bursa London pada pukul 16.00 WIB, turun 1,31 persen menjadi 3.885,75 pound sterling.

Dalam keterangan resminya, Unilever akan merampingkan model usahanya menjadi 5 unit bisnis. Hal ini berimbas pada pengurangan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.500 karyawan secara global.

Dalam keterangan resmi Unilever, model organisasi baru yang diusulkan akan menghasilkan pengurangan peran manajemen senior sekitar 15 persen dan manajemen junior sebesar 5 persen, atau setara dengan pengurangan sekitar 1.500 karyawan secara global.

"Perubahan akan tunduk pada konsultasi. Kami tidak berharap tim pabrik akan terpengaruh oleh perubahan ini," papar keterangan Unilever, Selasa (25/1/2022).

Unilever mengumumkan perubahan pada model organisasinya untuk menjadikannya bisnis yang lebih sederhana dan berfokus pada kategori.

Perusahaan akan menjauh dari struktur matriks saat ini dan akan diatur di sekitar lima Grup Bisnis yang berbeda: Kecantikan & Kesejahteraan (Beauty & Wellbeing), Perawatan Pribadi, Perawatan Rumah, Nutrisi, dan Es Krim.

Setiap Grup Bisnis akan bertanggung jawab penuh dan akuntabel untuk strategi, pertumbuhan, dan pengiriman keuntungan mereka secara global.

Alan Jope, CEO Unilever, menjelaskan odel organisasi baru telah dikembangkan selama setahun terakhir dan dirancang untuk melanjutkan peningkatan kinerja bisnis  perusahaan.

"Lima Grup Bisnis yang berfokus pada kategori akan memungkinkan kami untuk lebih responsif terhadap tren konsumen dan saluran, dengan akuntabilitas pengiriman yang sangat jelas. Pertumbuhan tetap menjadi prioritas utama kami dan perubahan ini akan mendukung upaya kami untuk mencapainya,” tuturnya.

Untuk memungkinkan Unilever mendapatkan manfaat dari skala dan kemampuan globalnya, lima Grup Bisnis akan didukung oleh Operasi Bisnis Unilever, yang akan menyediakan teknologi, sistem, dan proses untuk mendorong keunggulan operasional di seluruh bisnis. Pusat Perusahaan Unilever yang ramping akan terus menetapkan strategi keseluruhan Unilever.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unilever Kinerja Emiten unilever indonesia
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top