Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terregra (TGRA) Masih Catatkan Penurunan Pendapatan, Ini Strateginya ke Depan

Berdasarkan laporan keuangan Terregra per kuartal III/2021, pendapatan perseroan mencapai Rp12,09 miliar, turun dari Rp12,42 miliar pada setahun penuh 2020.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 14 Januari 2022  |  13:55 WIB
Logo PT Terregra Asia Energy Tbk.
Logo PT Terregra Asia Energy Tbk.

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten energi berbasis energi terbarukan PT Terregra Asia Energy Tbk. (TGRA) masih mencatatkan laporan keuangan negatif sampai dengan kuartal III/2021 dibandingkan dengan setahun penuh 2020.

Direktur Keuangan TGRA Daniel Tagu Dedo menyebutkan berdasarkan laporan keuangan perusahaan sampai dengan kuartal III/2021 pendapatan perusahaan sebesar Rp12,09 miliar, turun dari pendapatan senilai Rp12,42 miliar pada setahun penuh 2020.

Sementara itu, laba kotor naik ke Rp8,21 miliar pada tiga kuartal 2021, naik dari laba kotor Rp3,9 miliar pada 2020. Adapun, beban usaha juga turun drastis dari Rp24,26 miliar menjadi 6,08 miliar.

Secara total, sampai dengan kuartal III/2021 perusahaan masih mencatat kerugian Rp378 juta, dari tahun sebelumnya sempat laba sampai dengan Rp4,6 miliar.

“Ini karena ada penghapusan piutang pada anak usaha dari pemegang saham pengendali. Jadi kerugian perusahaan diambil alih oleh pemegang saham pengendali untuk memperbaiki performa perseroan,” jelas Daniel dalam paparan publik, Jumat (14/1/2022).

Ke depan, untuk meningkatkan pendapatan dan laba perseroam akan terus menjalankan bisnis yaitu maintenance dari pembangkit yang ada.

“Kami ada kerja sama dengan PLN untuk maintenance pembangkit listrik PLN, yang menjadi salah satu sumber pendapatan utama, sambil menunggu selesainya konstruksi dan COD dari tiga proyek pertama kami yang ditargetkan beres 2023,” papar Daniel.

Adapun, tiga proyek yang sedang digarap ada pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) Sisira, PLTMH Batang Toru-3, dan PLTMH Batang Toru-4. Ketiga proyek ini akan menelan biaya dari anggaran belanja modal senilai US$69 juta. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten PT Terregra Asia Energy Tbk. TGRA
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top