Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sambut RUPTL PLN, Terregra (TGRA) Fokus Garap Pembangkit Hidro 510,8 MW

Total investasi yang dibutuhkan TGRA untuk menyelesaikan ke tujuh proyek pembangkit hidro sebesar Rp12,5 triliun.
Annisa Saumi
Annisa Saumi - Bisnis.com 05 Oktober 2021  |  15:56 WIB
Sambut RUPTL PLN, Terregra (TGRA) Fokus Garap Pembangkit Hidro 510,8 MW
Ilustrasi Hydro power plant - Dok.Terregra Asia Energy
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah menargetkan untuk menambah kapasitas pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) dalam 10 tahun ke depan menjadi mayoritas atau 51,6 persen. Target ini tertuang dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik PLN 2021-2030.

Rencana ini disambut positif oleh PT Terregra Asia Energy Tbk. (TGRA). Direktur Keuangan TGRA Daniel Tagu Dedo mengatakan, pihaknya melihat pemerintah sangat peduli mengembangkan EBT di Tanah Air.

"Terregra sangat gembira menanggapi RUPTL 2021-2030, di mana pemerintah sangat concern untuk mengembangkan EBT di Indonesia," kata Daniel kepada Bisnis, Selasa (5/10/2021).

Untuk tahap awal, lanjutnya, pihaknya ingin menyelesaikan pembangunan pembangkit hidro berkapasitas 510,8 MW. Dia menuturkan, pembangunan pembangkit tersebut sudah bisa dimulai tahun ini. Pihaknya berharap proyek ini bisa diselesaikan dalam 5 tahun, sampai 2025.

"Pembangkit hidro itu terdiri dari tujuh proyek, lima mini hydro dan dua large hydro," ucapnya.

Daniel menuturkan, total investasi yang dibutuhkan TGRA untuk menyelesaikan ke tujuh proyek ini sebesar Rp12,5 triliun. Akan tetapi, pihaknya tengah berupaya menekan investasi tersebut agar bisa berada di bawah angka Rp12 triliun.

Sebagai informasi, lima pembangkit tenaga listrik mini hidro (PLTMH) yang tengah dikerjakan Terregra berkapasitas 43,8 MW. Sebanyak tiga PLTMH ditargetkan commercial on date (COD) pada Desember 2022.

PLTMH tersebut adalah PLTMH Batang Toru-3 kapasitas 10 Mega Watt (MW), PLTMH Batang Toru-4 kapasitas 10 MW, dan PLTMH Sisira berkapasitas 9,8 MW.

Sementara, dua PLTMH lainnya ditargetkan COD pada September 2023. PLTMH tersebut adalah PLTMH Raisan 1 berkapasitas 7 MW, dan PLTMH Raisan 2 kapasitas 7 MW.

Adapun dua Large Hydro Power Plant (LHPP) perseroan berada di Aceh, dengan total kapasitas 467 MW. Dua LHPP ini memiliki nilai investasi Rp11 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN energi terbarukan PT Terregra Asia Energy Tbk.
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top