Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lautan Luas (LTLS) Anggarkan Belanja Modal Rp200 Miliar Tahun Ini

LTLS ini menargetkan pendapatan perseroan mampu tumbuh hingga 10 persen pada 2022.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 12 Januari 2022  |  19:17 WIB
Salah satu fasilitas produksi PT Lautan Luas Tbk. - lautan/luas.com
Salah satu fasilitas produksi PT Lautan Luas Tbk. - lautan/luas.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten produsen bahan kimia PT Lautan Luas Tbk. (LTLS) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp100 hingga Rp200 miliar untuk mendukung pertumbuhan kinerja tahun ini.

Investor Relations Lautan Luas Eurike Hadijaya mengatakan, belanja modal ini disiapkan untuk kegiatan perawatan atau maintenance perseroan di segmen manufaktur.

"Selain itu, capex juga untuk penambahan truk untuk segmen logistik, dan penambahan gudang untuk memenuhi kebutuhan operasional," kata Eurike kepada Bisnis, Rabu (12/1/2022).

Lebih lanjut, Eurike menuturkan kinerja Lautan Luas dapat tumbuh dibandingkan dengan tahun lalu. Emiten berkode saham LTLS ini menargetkan pendapatan perseroan mampu tumbuh hingga 10 persen pada 2022, dibandingkan dengan 2021.

"Pendapatan estimasi naik 10 persen dari tahun lalu, dengan laba bersih 3 persen dari jumlah pendapatan," ucapnya.

Sebagai informasi, pada periode Januari hingga September 2021, LTLS mencetak pendapatan Rp4,72 triliun. Pendapatan ini naik 12,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,21 triliun.

Pendorongnya yakni naiknya pendapatan distribusi dan manufaktur perseroan, yang menyumbang sebagian besar pendapatan LTLS. Pendapatan distribusi perseroan tercatat naik 11,24 persen hingga kuartal III/2021 menjadi Rp2,57 triliun, dari Rp2,3 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Begitu pula dengan pendapatan manufaktur perseroan yang naik 10,61 persen dari Rp1,98 triliun di kuartal III/2020, menjadi Rp2,19 triliun di kuartal III/2021.

Sementara pendapatan jasa perseroan turun 2,3 persen menjadi Rp334,3 miliar, dari Rp342,1 miliar secara tahunan atau year on year (yoy).

Perseroan juga tercatat mampu membukukan laba periode berjalan sebesar Rp162,8 miliar, naik 153,95 persen dari Rp64,1 miliar yoy.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja modal lautan luas target emiten
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top