Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

January Effect Berpotensi Bawa IHSG ke 6.700, Tetapi...

Saat reli IHSG awal tahun 2022, para investor disarankan agar selalu waspada di tengah momentum ketidakpastian.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 03 Januari 2022  |  12:46 WIB
January Effect Berpotensi Bawa IHSG ke 6.700, Tetapi...
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pada bulan pertama 2022, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi akan kembali menyentuh level 6.700 berkat January Effect.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan January Effect berpotensi mendorong indeks komposit kembali ke level tertinggi 6.700. Meski demikian, dia memperingatkan para investor agar selalu waspada di tengah momentum ketidakpastian.

“January effect bisa membawa IHSG mendekati 6.700, tapi hati-hati karena tahun ini ada Fed Rate yang kemungkinan naik 3 kali,” katanya kepada Bisnis pada Senin (3/12/2021).

Menurutnya hal tersebut berpotensi menjadi tekanan untuk IHSG ke depannya. Sebagai informasi, Fed rate adalah tingkat suku bunga untuk satu tahun yang ditetapkan oleh The Fed. Hal itu akan menjadi patokan bagi suku bunga pinjaman maupun simpanan bagi bank dan atau lembaga-lembaga keuangan di seluruh AS

Selain itu, suku bunga acuan The Fed akan menjadi acuan dalam penentuan suku bunga bank sentral di negara lain. Semakin tinggi suku bunga akan membuat investor asing melarikan modal dari emerging market kembali ke US.

Sementara terkait larangan ekspor, William menilai hal itu tidak akan berdampak terlalu banyak bagi pergerakan indeks komposit.

“Soal larangan ekspor saya kira tidak ada yang signifikan efeknya, dan belum jelas juga [aturannya]. Pergerakan harga saham batu bara masih akan mengikuti pergerakan harga batu bara acuan,” katanya.

Sementara itu, IHSG menguat seiring dengan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini, Senin 3 Januari 2022.

IHSG terpantau naik 0,84 persen atau 55,52 poin menjadi 6.637 pada sesi I perdagangan hari ini. Sepanjang sesi, indeks bergerak di rentang 6.586,13-6.641,21. Terpantau 291 saham menguat, 238 saham melemah, dan 143 saham stagnan. Total transaksi mencapai Rp5,43 triliun dengan aksi beli bersih investor asing Rp179,92 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG penggerak ihsg January Effect
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top