Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rekap Bursa Sepekan: Listing 8 Emiten Anyar, Obligasi dan Sukuk INKP

Sebanyak 8 emiten baru meramaikan aksi pencatatan perdana saham di BEI selama sepekan.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 11 Desember 2021  |  08:07 WIB
Rekap Bursa Sepekan: Listing 8 Emiten Anyar, Obligasi dan Sukuk INKP
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) diramaikan dengan 8 pencatatan perdana saham dan 1 obligasi selama sepekan, 6-10 Desember 2021.

Aktivitas pencacatan dimulai pada pada Senin (6/12/2021) dengan 4 pencatatan saham baru, di antaranya adalah PT Wira Global Solusi Tbk. (WGSH) yang resmi tercatat di papan akselerasi BEI dan merupakan emiten ke-44 tahun ini.  

WGSH bergerak pada sektor teknologi dengan sub sektor software dan IT jasa IT. Adapun industri dan sub industri WGSH adalah software.

Kemudian PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY) yang tercatat di papan utama sebagai emiten ke-45 di BEI tahun ini. CMRY bergerak pada sektor konsumer noncyclicals dengan sub sektor food and beverage.

Adapun industri dari CMRY adalah processed foods dengan sub industri dairy products. Pada hari yang sama, PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) mencatatkan sahamnya di papan utama dan menjadi perusahaan tercatat ke-46 tahun ini. Industri dari WMPP adalah agricultural products dengan sub industri fish, meat, and poultry.

Selanjutnya, PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) yang sahamnya tercatat di papan pengembangan menjadi emiten ke-47 di BEI tahun ini. TAYS masuk pada industri dan sub industri processed foods.

Pada Selasa (7/12/2021), saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) tercatat di papan utama BEI. RMKE merupakan emiten ke-48 yang bergerak pada sektor energi dengan sub sektor minyak, gas dan batubara.

Tak ketinggalan, PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) dan PT Avia Avian Tbk (AVIA) tercatat di pada Rabu (8/12/2021) sebagai emiten ke-49 dan ke-50 tahun ini.

OBMD yang tercatat di papan pengembangan serta AVIA di papan utama bergerak pada sektor dan sub sektor industri dasar. Adapun Industri OBMD dan AVIA adalah kimia dengan sub industri spesial kimia.

Sementara pada Kamis (9/12/2021), PT Indo Pureco  Pratama Tbk (IPPE) mencatatkan sahamnya di papan pengembangan. IPPE menjadi emiten ke-51. IPPE masuk dalam industri agricultural products dengan sub industri plantations and crops.

Di kelompok surat utang, Obligasi Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2021 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2021 dicatatkan di BEI pada Kamis (9/12).

Obligasi ini dicatatkan dengan nilai Rp2,01 triliun sedangkan sukuk dicatatkan dengan nilai Rp738,81 miliar. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk obligasi serta sukuk ini adalah idA+ dan idA+(sy).

“Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 92 emisi dari 53 Emiten senilai Rp94,71 triliun,” kata P.H Sekretaris Perusahaan BEI Aulia Noviana Utami Putri dalam keterangan resmi, Sabtu (11/12/2021).

Hingga kini, total emisi obligasi serta sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 475 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp428,36 triliun dan US$ 47,5 juta, diterbitkan oleh 124 emiten.

Lebih lanjut, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 141 seri dengan nilai nominal Rp4.523,98 triliun dan US$ 300 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp5,28 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei Obligasi bursa efek indonesia sukuk listing
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top