Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indofarma (INAF) Tarik Dana PMN Rp199 Miliar untuk Belanja Modal 2022

INAF mengantongi PMN senilai Rp199,86 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal perseroan tahun depan. 
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 01 Desember 2021  |  12:50 WIB
Pabrik PT Indofarma Tbk. Pada 2019, perusahaan farmasi milik negara itu berhasil mencetak laba setelah tiga tahun menderita kerugian. - indofarma.id
Pabrik PT Indofarma Tbk. Pada 2019, perusahaan farmasi milik negara itu berhasil mencetak laba setelah tiga tahun menderita kerugian. - indofarma.id

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten farmasi PT Indofarma Tbk. akan merealisasikan dana penyertaan modal negara (PMN) untuk belanja modal pada 2022.

Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto mengatakan, pihaknya mendapatkan PMN senilai Rp199,86 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) perseroan tahun depan. 

"Capex, kebetulan kami dapat dari PMN khusus untuk alat kesehatan sama herbal, sekitar Rp190 miliar," ujar Arief, di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Dia melanjutkan, pihaknya merencanakan melakukan penambahan lini bisnis baru seperti alat kesehatan dan obat herbal pada tahun depan. Penyediaan alat kesehatan dan obat-obatan ini akan melibatkan kerja sama operasi (KSO) dengan rumah sakit, baik milik pemerintah maupun milik swasta.

Adapun untuk tahun ini, pihaknya memperkirakan mampu meraih pertumbuhan pendapatan atau top line sekitar 15 persen.

Dia melihat emiten berkode saham INAF ini beruntung tidak mengalami pertumbuhan negatif, seperti yang dialami industri farmasi saat ini.

"Secara industri farmasi masih negatif growth. Kami di INAF beruntung tidak mengalami negatif growth. Perkiraan kami masih bisa positif tumbuh 15 persen top line, bottom line di angka yang sama," ucap dia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN indofarma emiten farmasi
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top