Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Matahari Putra Prima (MPPA) Catat Penjualan Online Meroket 167 Persen

Bisnis E-groceries MPPA tumbuh 167 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Berkontribusi sekitar 11 persen dari total penjualan pada kuartal III/2021.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 30 November 2021  |  02:16 WIB
Petugas Hypermat tengah memindahkan barang belanjaan konsumen. Layanan park and pick up menjadi salah satu layanan baru PT Matahari Putra Prima Tbk. sejak penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). - hypermart.co.id
Petugas Hypermat tengah memindahkan barang belanjaan konsumen. Layanan park and pick up menjadi salah satu layanan baru PT Matahari Putra Prima Tbk. sejak penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). - hypermart.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten Grup Lippo, PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) membukukan penjualan Rp4,9 triliun hingga kuartal III/2021, atau turun 3,6 persen dibanding periode sama tahun lalu. Kendati demikian, perseroan mengalami peningkatan pangsa pasar dan penjualan online ritel per September 2021.

Pangsa pasar MPPA meningkat menjadi 27,6 persen, yang merupakan tertinggi berdasarkan data NielsenIQ. Sebanyak 9 toko baru (ex-lokasi Giant) akan menjadi jalan meningkatkan pangsa pasar lebih lanjut.

Sementara itu bisnis E-groceries MPPA tumbuh 167 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Berkontribusi sekitar 11 persen dari total penjualan pada kaurtal III/2021 melampaui target perusahaan sebesar 8 persen dari total penjualan reguler

Chief Executive Officer Matahari Putra Prima Elliot Dickson mengatakan, dengan pelonggaran mobilitas masyarakat, level PPKM dan jam operasional bisnis, penjualan Oktober menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya dan mencapai ke tingkat pra-PPKM pada kuartal kedua.

“Pada November, kami melihat lebih banyak anak-anak sudah diperbolehkan untuk memasuki pusat perbelanjaan dan hanya tersisa 2 toko kami yang masih tidak diperbolehkan untuk menerima anak-anak untuk memasuki area toko,” kata dia dalam keterangan resmi, Selasa (30/11/2021).

Hal ini, lanjutnya, membawa momentum peningkatan kinerja penjualan MPPA pada November. Perseroan berupaya mengubah arah penjualan dan bersiap untuk memasuki kuartal IV dengan meningkatkan jumlah persediaan guna menyambut peluang bisnis pada periode Natal dan Tahun Baru.

“Kami sudah berada di jalur transformasi O2O yang tepat dan akan terus fokus menjalankan bisnis ritel kami, baik offline maupun online, melalui keberhasilan pembukaan 9 toko baru dan kolaborasi baru dengan marketplace online, seperti HappyFresh dan lainnya pada kuartal IV,” kata Dickson.

Menurutnya, strategi tersebut dalam rangka mentransformasi MPPA menjadi salah satu peritel groseri online terbesar di Indonesia yang telah berhasil bersinergi dengan berbagai perusahaan teknologi besar Indonesia.

Adapun ekspansi mitra E-Groceries berlanjut dengan bergabungnya GoMart milik GoTo pada kuartal III/2021 dan bergabungnya HappyFresh pada kuartal IV/2021.

Lebih lanjut, penjualan Oktober 2021 kembali menguat sehubungan dengan pelonggaran pembatasan PPKM dengan penjualan reguler meningkat sebesar 27 persen sementara penjualan online terus meningkat sebesar 19 persen.

MPPA akan melanjutkan rencana rights issue pada Desember untuk memperkuat permodalannya, di mana pemegang saham berkomitmen untuk mendukung rencana bisnis perseroan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

grup lippo Kinerja Emiten matahari putra prima
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top