Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Crazy Rich Low Tuck Kwong Borong Saham Bayan Resources (BYAN) Rp11 Miliar Sepanjang November

Saat ini Low Tuck Kwong, salah satu crazy rich Indonesia, mengantongi 1,83 miliar saham di BYAN atau setara dengan 55,17 persen dari keseluruhan saham Bayan Resources.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 25 November 2021  |  14:18 WIB
Low Tuck Kwong pemilik PT Bayan Resources Tbk - Istimewa.
Low Tuck Kwong pemilik PT Bayan Resources Tbk - Istimewa.

Bisnis.com, JAKARTA – Crazy Rich Indonesia, taipan pemilik emiten batu bara PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) Low Tuck Kwong, rajin top-up saham BYAN, terlebih setelah emitennya membukukan kinerja keuangan yang cemerlang sampai kuartal III/2201.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang November saja, Low Tuck Kwong sudah menggelontorkan sekitar Rp11,87 miliar untuk membeli saham BYAN. Pembelian saham sepanjang November terjadi empat kali.

Perinciannya, pada 3 November 2021 Low Tuck Kwong membeli saham sebanyak 140.000 dengan harga Rp25.758,54. Selanjutnya, pada 9 November 2021 dia membeli lagi sebanyak 61.200 saham dengan harga Rp25.890,07 per saham.

Kemudian, pada 15 November 2021 kembali membeli sebanyak 111.400 saham dengan harga Rp25.883 per saham, dan terakhir pada 19 November 2021 membeli 146.500 saham dengan harga Rp25.965.

Dengan pembelian tersebut, saat ini Low Tuck Kwong mengantongi 1,83 miliar saham di BYAN atau setara dengan 55,17 persen dari keseluruhan saham BYAN. Pria kelahiran Singapura itu juga menjadi pemilik saham pengendali BYAN.

Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (24/11/2021), BYAN melaporkan pendapatan selama tiga bulan atau pada kuartal III/2021 sebesar US$725,4 juta, naik 135,90 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Kemudian, BYAN mencatat kenaikan laba kotor pada kuartal III/2021 mencapai 341,53 persen ke US$484,8 juta dari tahun sebelumnya di US$109,8 juta. Selanjutnya, EBITDA perusahaan juga tercatat melesat 440,14 persen pada kuarta III/2021 ke US$438,6 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya hanya US$81,2 juta.

Dengan seluruh perolehan yang ada, BYAN mencatat laba periode berjalan naik 657,31 persen dari US$42,4 juta selama tiga bulan atau pada kuartal III/2020 menjadi US$321,1 juta pada kuartal III/2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bursa efek indonesia emiten orang terkaya bayan resources beli saham TAIPAN crazy rich
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top