Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Transcoal Pacific (TCPI) Kantongi Kontrak Angkutan Batu Bara Rp202 Miliar

TCPI melalui anak usahanya PT Energy Transporter Indonesia (ETI), berhasil mengantongi kontrak senilai Rp202 miliar.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 10 November 2021  |  20:45 WIB
Emiten pelayaran PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) menambah dua kapal baru yaitu pusher tug dan pusher barge untuk merespon potensi penambahan jumlah kargo angkutan.
Emiten pelayaran PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) menambah dua kapal baru yaitu pusher tug dan pusher barge untuk merespon potensi penambahan jumlah kargo angkutan.

Bisnis.com, JAKARTA – PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) melalui anak usahanya PT Energy Transporter Indonesia (ETI), berhasil mengantongi kontrak senilai Rp202 miliar.

Kontrak yang disetujui merupakan penyediaan jasa angkutan batu bara yang diperoleh dari salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Kalimantan Timur, untuk pengangkutan batu bara ke beberapa PLTU yang berada di pulau Jawa.

Adapun, periode kontrak dilakukan selama empat bulan dan nilai kontrak Rp202 miliar.

“Transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi, karena ETI dan pelanggan tidak memiliki hubungan afiliasi,” tulis Direktur TCPI Erizal Darwis dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (10/11/2021).

Dari kontrak ini, akan berdampak positif pada kegiatan operasional ETI karena mendapatkan kepercayaan dari pelanggan untuk mengangkut batu bara milik pelanggan. Selain itu, perusahaan juga menjamin kelangsungan usaha juga tetap terjaga dan terjamin dengan baik.

Sebelumnya, pada Jumat (5/11/2021), TCPI juga baru saja mengantongi kontrak angkutan batu bara selama sembilan bulan dengan nilai lebih besar, yakni Rp339 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan per semester I/2021, TCPI masih mencatatkan penurunan pendapatan bersih sebanyak 18,20 persen year on year menjadi Rp676,02 miliar. Selain itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas tumbuh 7,05 persen yoy, menjadi Rp33,69 miliar.

Di lantai bursa, hari ini saham TCPI ditutup stagnan di level Rp8.400 setelah sempat terombang ambing di kisaran Rp8.250–Rp8.475. Adapun, dalam setahun saham TCPI berhasil tumbuh 61,54 persen, dan sepanjang 2021 tumbuh 20 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara kontrak baru Kinerja Emiten Transcoal Pacific
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top