Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Stok AS Naik, Harga Minyak Mentah Anjlok 3 Persen Lebih

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember merosot 2,73 poin atau 3,2 persen dan ditutup di US$81,99 per barel di ICE Futures Europe.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 November 2021  |  05:56 WIB
Kilang minyak lepas pantai di Skotlandia - Bloomberg/Jason Alden
Kilang minyak lepas pantai di Skotlandia - Bloomberg/Jason Alden

Bisnis.com, JAKARTA - Harga minyak mentah melemah ke level level terendah dalam empat pekan terakhir pada akhir perdagangan Rabu (3/11/2021) menyusul kenaikan cadangan minyak AS yang lebih besar dari perkiraan.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember merosot 2,73 poin atau 3,2 persen dan ditutup di US$81,99 per barel di ICE Futures Europe.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Desember ditutup anjlok 3,05 poin atau 3,6 persen ke level US$80,86 per barel.

Ini adalah persentase penurunan harian terbesar untuk kedua harga acuan sejak awal Agustus dan penutupan terendah untuk Brent sejak 7 Oktober dan WTI sejak 13 Oktober.

Stok minyak mentah mingguan naik lebih dari 3,3 juta barel, lebih besar dari yang diperkirakan, tetapi stok bensin turun ke level terendah sejak November 2017. Pasokan pasar minyak AS telah mengetat, dengan stok di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma pada level terendah dalam tiga tahun.

Federal Reserve AS, seperti yang diperkirakan, mengatakan akan mulai mengurangi pembelian aset bulan ini. Para pedagang mengatakan hal itu dapat melemahkan beberapa pembelian spekulatif dalam aset-aset berisiko termasuk minyak.

"Pasar sudah berada di bawah tekanan," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago. "Kami turun karena aksi ambil untung dari pertemuan Fed hari ini," katanya lagi.

Presiden AS Joe Biden, berbicara pada KTT iklim global COP26 di Glasgow, menyalahkan lonjakan harga minyak dan gas pada penolakan oleh negara-negara OPEC untuk memompa lebih banyak minyak mentah. Harga eceran rata-rata satu galon bensin di Amerika Serikat akhir-akhir ini di 3,40 dolar AS, menurut AAA, naik sekitar 20 sen dari bulan lalu.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, akan bertemu pada Kamis dan diperkirakan akan mengkonfirmasi kembali rencana untuk menjaga peningkatan pasokan bulanan tetap stabil meskipun ada seruan untuk percepatan.

Sebagai tanda harga tinggi mendorong lebih banyak pasokan, BP Plc mengatakan pada Selasa (2/11) bahwa pihaknya akan meningkatkan investasi dalam minyak dan gas serpih AS di darat menjadi 1,5 miliar dolar AS pada 2022 dari 1 miliar dolar AS tahun ini. Secara keseluruhan, produksi AS meningkat menjadi 11,5 juta barel per hari, menyamai level tertinggi tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga minyak mentah cadangan minyak as

Sumber : Antara

Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top