Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adi Sarana Armada (ASSA) Beri Pinjaman ke Anak Usaha Bisnis Lelang Rp225 Miliar

Autopedia Sukses Lestari ini tengah dalam proses menjadi perusahaan terbuka dan merupakan anak usaha ASSA yang dimiliki sahamnya sebanyak 97 persen.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 02 November 2021  |  19:52 WIB
Armada milik PT Adi Sarana Armada (ASSA) Tbk. - Repro/assa.co.id
Armada milik PT Adi Sarana Armada (ASSA) Tbk. - Repro/assa.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten transportasi dan logistik PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA) memberikan pinjaman kepada anak usahanya PT Autopedia Sukses Lestari sebesar Rp225 miliar. 

Corporate Secretary Adi Sarana Armada Hindra Tanujaya menuturkan perseroan memberikan kredit kepada anak usahanya tersebut agar dapat kembali beroperasi.

"Nilai transaksi Adi Sarana Armada memberikan pinjaman sebesar Rp225 miliar dengan bunga pinjaman sebesar 8,25 persen per tahun selama 5 tahun ke depan sejak 29 Oktober 2021 sampai dengan 28 Oktober 2026," urainya dalam keterbukaan informasi, Selasa (2/11/2021).

Anak usahanya ini sebelumnya bernama PT Adi Sarana Lelang dan sudah berganti nama menjadi PT Autopedia Sukses Lestari dan berdasarkan akta pernyataan keputusan pemegang saham No.7 per tanggal 4 Oktober 2021.

Selain itu, Autopedia Sukses Lestari ini tengah dalam proses menjadi perusahaan terbuka dan merupakan anak usaha ASSA yang dimiliki sahamnya sebanyak 97 persen.

"Sejak Maret 2019, ASL sudah tidak melakukan kegiatan usaha. Namun, saat ini ASL akan beroperasi kembali, dengan demikian ASL membutuhkan dana sebagai modal kerja untuk operasional," jelasnya.

Lebih lanjut, ASSA sebagai induk usaha berencana memberikan pinjaman dana kepada ASL karena tidak memungkinkan bagi anak usahanya tersebut melakukan pinjaman ke bank. Alasannya, ASL tidak memiliki aset sebagai jaminan pinjaman.

"Selain itu, apabila meminjam dana dari pemegang saham atau dari pihak ketiga seperti private company, akan menimbulkan tambahan beban bunga secara konsolidasi," paparnya.

Transaksi afiliasi ini pun sudah mendapatkan penilaian wajar dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Felix Sutandar dan rekan (FSR).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pinjaman adi sarana armada rental mobil
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top