Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dirut Garuda Liburan ke Luar Negeri Pakai Fasilitas Kantor, Ini Poin Keberatan Karyawan

Karyawan Garuda merasa keberatan dengan sejumlah aktivitas Dirut yang liburan bersama keluarga dengan fasilitas kantor.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  15:10 WIB
Dirut Garuda Liburan ke Luar Negeri Pakai Fasilitas Kantor, Ini Poin Keberatan Karyawan
Ilustrasi. Pramugari Garuda Indonesia. - garuda/indonesia.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) membuat surat permohonan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk menginvestigasi Direktur Utama Garuda Indonesia yang berlibur menggunakan fasilitas kantor.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Karyawan Garuda Indonesia Dwi Yulianta meminta Kementerian BUMN membentuk tim investigasi terhadap aktivitas yang dilakukan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

"Mengingat pentingnya Good Corporate Governance (GCG) dan Core Value AKHLAK Kementerian BUMN dan terkait hal tersebut di atas sudah menjadi polemik serta banyaknya pertanyaan dari pihak karyawan yang disampaikan kepada kami sebagai pengurus Serikat Pekerja, maka kami memohon kiranya Menteri BUMN dapat membentuk tim investigasi," urai surat yang ditujukan kepada Menteri BUMN Erick Thohir tersebut, dikutip Rabu (27/10/2021).

Lebih lanjut, surat ini dibuat guna menyikapi pengakuan Direktur Utama Garuda Indonesia yang disampaikan pada saat sharing session bersama karyawan pada Senin, 25 Oktober 2021 pukul 11.00 hingga selesai, terkait kehadirannya pada Undangan Pertemuan IATA yang dilaksanakan tanggal 3-5 Oktober 2021.

Pada pertemuan tersebut, keberangkatannya bersama keluarga (istri, anak, menantu dan 2 orang cucu) dengan rute penerbangan semula JAKARTA - NEW YORK via AMSTERDAM tanggal 30 September 2021 dengan nomor penerbangan GA088 dan kemudian diubah menjadi JAKARTA - NEW YORK via INCHEON/SEOUL tanggal 30 September 2021 dengan nomor penerbangan GA878 menggunakan fasilitas kelas Bisnis.

Setelah itu, rombongan tersebut kembali pada tanggal 16 Oktober 2021 dengan rute AMSTERDAM - JAKARTA dengan GA089 menggunakan fasilitas kelas Bisnis.

Adapun, terdapat 4 poin yang menjadi keberatan Sekarga dalam hal ini terhadap aktivitas yang dilakukan oleh pimpinannya tersebut.

Pertama, mengingat situasi dan kondisi Garuda sangat memerlukan perhatian 24 jam dari seorang Direktur Utama, maka kami berpendapat seharusnya seorang Dirut lebih memprioritaskan perhatiannya terhadap kondisi Garuda Indonesia saat ini, karena undangan tersebut biasanya didelegasikan kepada salah satu Manager, Senior Manager, atau Vice President oleh Direktur Utama sebelumnya.

Kedua, Sekarga sangat prihatin, ternyata selain menghadiri undangan tersebut dari tanggal 3-5 Oktober ternyata Direktur Utama mengakui bahwa yang bersangkutan lanjut berlibur bersama keluarga dan baru kembali ke Jakarta pada tanggl 16 Oktober 2021.

Ketiga, Sekarga sangat prihatin, di saat Garuda Indonesia sedang kesulitan keuangan, kami mendapat informasi bahwa biaya pembatalan (Cancelation Fee) atas 4 tiket ekonomi promo V Class keluarga Direktur Utama Garuda dengan rute semula JAKARTA - AMSTERDAM tidak dikenakan biaya pembatalan dan tiket tersebut diubah rutenya menjadi JAKARTA - INCHEON/SEOUL serta melakukan upgrade 4 tiket ekonomi untuk menjadi fasilitas terbang tiket kelas bisnis baik pada saat keberangkatan maupun kepulangan.

Keempat, Sekarga juga mendapat informasi terkait adanya penerbitan Kartu Member Garuda Indonesia yaitu GA Miles Platinum VIP terhadap 4 orang keluarga Direktur Utama (anak, menantu dan cucu).

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra enggan menanggapi isu tersebut. Dia lebih fokus mengerjakan apa yang ada di depan mata terutama perkara restrukturisasi utang Garuda Indonesia.

"Saya fokusnya membereskan restrukturisasi Garuda dan menyiapkan Garuda setelah restrukturisasi saja, baik dari sisi bisnis, operasional maupun values," ungkapnya kepada Bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN Garuda Indonesia erick thohir Irfan Setiaputra
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top