Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Rawan Koreksi, MNC Sekuritas Jagokan 4 Saham Ini

IHSG rawan terkoreksi untuk membentuk wave [iv] ke rentang 6,400-6,490 terlebih dahulu.
Karyawan berada di dekat monito pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/1). Bisnis/Nurul Hidayat
Karyawan berada di dekat monito pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/1). Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini, Kamis (14/10/2021). Namun, sejumlah saham tetap menarik diperhatikan.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG terpantau parkir di level 6.536,90 menguat 0,78 persen atau 50,64 poin pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu (13/10/2021). Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam kisaran 6.492,66-6.600,52.

Pada penutupan, tercatat total transaksi mencapai Rp17,79 triliun, dengan nilai beli bersih atau net buy investor asing sebesar Rp1,21 triliun.

Melalui seluruh konstituen sebanyak 193 saham ditutup menguat, 310 saham terkoreksi, sedangkan 157 saham terpantau stagnan pada akhir perdagangan kemarin.

"IHSG menguat 0,8 persen ke level 6.536 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Dengan tertembusnya resistance di 6.506, maka posisi IHSG kami perkirakan sudah berada di akhir wave (v) dari wave [iii] dari wave A," urai MNC Sekuritas dalam riset, Kamis (14/10/2021).

Menurutnya, hal ini berarti, IHSG rawan terkoreksi untuk membentuk wave [iv] ke rentang 6,400-6,490 terlebih dahulu.

Adapun level support IHSG diperkirakan berada pada 6.392 dan 6.263, sementara resistance berada di level 6.600 dan 6.690. Berikut sejumlah saham rekomendasi MNC Sekuritas.

WIIM - Buy on Weakness (540)
WIIM ditutup menguat 3,8% ke level 540 pada perdagangan kemarin (13/10), pergerakan WIIM diiringi dengan peningkatan tekanan beli. Saat ini, kami memperkirakan posisi WIIM sedang berada di awal wave 5 dari wave (1). Hal ini berarti, WIIM berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 515-540
Target Price: 565, 620
Stoploss: below 496

SMGR - Buy on Weakness (8,300)
Pada perdagangan kemarin (13/10), SMGR ditutup menguat 4,7% ke level 8,300, pergerakan SMGR pun diiringi dengan peningkatan tekanan beli dan telah menembus MA20-nya. Kami perkirakan, posisi SMGR saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B), dimana hal ini berarti pergerakan SMGR akan melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 8,200-8,300
Target Price: 9,000, 9,700
Stoploss: below 7,875

MLPL - Spec Buy (388)
Kemarin (13/10), MLPL ditutup menguat 2,6% ke level 388. Kami perkirakan posisi MLPL saat ini sedang berada di awal wave (B) pada label biru atau berada di awal wave 4 pada label merah. Hal ini berarti, MLPL berpeluang melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 374-388
Target Price: 448, 515
Stoploss: below 364

JSMR - Buy on Weakness (4,340)
JSMR ditutup menguat 4,6% ke level 4,340 pada perdagangan kemarin (13/10). Kami perkirakan, posisi JSMR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3, sehingga diperkirakan JSMR berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 4,200-4,300
Target Price: 4,470, 4,650
Stoploss: below 4,130


Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper