Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Taman Rekreasi Dibuka, Jumlah Pengunjung Ancol (PJAA) Naik 81 Persen

Dengan dilonggarkannya PPKM, beberapa unit rekreasi Jaya Ancol dapat dibuka secara bertahap.
Annisa Saumi
Annisa Saumi - Bisnis.com 07 Oktober 2021  |  14:43 WIB
Taman Rekreasi Dibuka, Jumlah Pengunjung Ancol (PJAA) Naik 81 Persen
Foto udara wahana permainan di Dufan, Ancol, Jakarta, Sabtu (20/6/2020). Setelah ditutup selama dua bulan akibat pandemi COVID-19, kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol kembali dibuka untuk umum dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah pusat kembali melonggarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah untuk dua minggu mendatang hingga 18 Oktober 2021.

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) berharap adanya pelonggaran PPKM dapat meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke Ancol.

Plt. Corporate Communication Pembangunan Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho mengatakan, pihaknya menyambut positif penerapan pelonggaran kebijakan PPKM ini.

"Dengan dilonggarkannya PPKM, beberapa unit rekreasi dapat dibuka secara bertahap," kata Eko kepada Bisnis, Kamis (7/10/2021).

Dia melanjutkan, pada reopening untuk kegiatan rekreasi, jumlah pengunjung Ancol naik 81 persen, dibandingkan ketika hanya kawasan olahraga saja yang dibuka.

Pihaknya berharap dengan semakin membaiknya kondisi, dapat turut memberikan dampak terhadap kunjungan masyarakat ke Ancol.

"Pengawasan penerapan protokol kesehatan serta evaluasi terus kami jalankan, demi menjaga agar kegiatan rekreasi dapat berjalan dengan aman dan menyenangkan," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembangunan jaya ancol ancol dufan
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top