Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

INTP Diprediksi Mampu Jual 18,1 Juta Ton Semen Sepanjang 2021

Angka proyeksi penjualan ini menunjukkan pemulihan volume seiring dengan bertahap mengambil dalam kegiatan ekonomi.
Pabrik semen milik PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
Pabrik semen milik PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen semen Tiga Roda, PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk. (INTP) diperkirakan mampu menjual hingga 18,1 juta ton semen sepanjang 2021.

Analis Mirae Asset Sekuritas Mimi Halimin dalam risetnya mengatakan, volume penjualan semen domestik kumulatif INTP selama delapan bulan pertama tahun ini tumbuh positif 3,3 persen secara tahunan atau year on year (yoy), menjadi 10,4 juta ton. Sementara selama Agustus, INTP membukukan penjualan 1,5 juta ton semen atau naik 0,5 persen secara yoy.

"Meskipun relatif datar dari tahun lalu, volume tersebut 7,7 persen lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Ini menunjukkan pemulihan volume seiring dengan bertahap mengambil dalam kegiatan ekonomi," tulis Mimi, Selasa (28/9/2021).

Dia juga melihat, pertumbuhan penjualan semen domestik INTP lebih lambat dari pertumbuhan volume industri sepanjang delapan bulan pertama 2021, sekitar 5,6 persen yoy.

Namun, menurutnya, pemulihan volume bertahap akan berlanjut seiring dengan perkembangan kasus Covid-19 harian yang lebih rendah, karena kasus positif di Indonesia sudah menunjukkan tren penurunan.

"Selain itu, semester kedua tahun ini biasanya merupakan musim yang lebih menguntungkan untuk permintaan semen. Selama 2019/2020, volume penjualan domestik semester II INTP sekitar 31 persen dan 29 persen lebih tinggi dari semester I," tuturnya.

Dengan demikian, Mirae Asset berharap akan ada lebih banyak pemulihan volume di bulan-bulan mendatang.

Mirae Asset pun mempertahankan perkiraan volume penjualan semen total 2021 INTP sebesar 18,1 juta ton. Hal ini didukung oleh potensi lebih banyaknya proyek konstruksi di semester II/2021 dan potensi dimulainya kembali kegiatan ekonomi secara bertahap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Annisa Saumi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper