Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bali United (BOLA) Rambah Bisnis Investasi Teknologi Ekonomi Baru

Perseroan berencana melakukan investasi di bisnis-bisnis teknologi berbasis ekonomi baru.
Annisa Saumi
Annisa Saumi - Bisnis.com 24 September 2021  |  10:51 WIB
Bali United (BOLA) Rambah Bisnis Investasi Teknologi Ekonomi Baru
Para pemain Bali United, juara Liga 1 2019, tengah berlatih. - BaliUtd.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (BOLA) terus melakukan ekspansi. Kali ini, emiten pengelola klub Bali United ini mendirikan anak usaha baru.

Dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten berkode saham BOLA ini mendirikan anak usaha dengan nama PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi. BOLA memiliki saham sebesar 90 persen atau Rp3,6 miliar dan telah melakukan setoran modal awal secara penuh pada 22 September 2021.

Corporate Secretary BOLA Yohanes Ade Bunian Moniaga menuturkan, anak perusahaan ini bergerak di bidang aktivitas holding, informasi dan komunikasi, serta aktivitas profesional, ilmiah dan teknis.

"Melalui anak perusahaan, perseroan berencana melakukan investasi di bisnis-bisnis teknologi berbasis ekonomi baru," kata Yohanes, Jumat (24/9/2021).

Dia memastikan, pendirian anak perusahaan ini tidak akan berdampak negatif yang signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.

Sebagai informasi, hingga paruh pertama 2021, BOLA membukukan pendapatan sebesar Rp35,43 miliar. Jumlah ini turun 22,7 persen dari Rp45,84 miliar secara tahunan atau year on year (yoy).

Segmen manajemen klub komersial yang tahun lalu mencetak pendapatan Rp36,94 miliar, tahun ini hanya mencatatkan pendapatan Rp7,30 miliar di paruh pertama.

Akan tetapi, segmen pendapatan baru dari BOLA, yaitu video streaming, menambal pemasukan hingga Rp17,22 miliar. Adapun pemasukan dari pihak berelasi menyumbang Rp1,8 miliar dari total pemasukan BOLA.

Meskipun pendapatan terkoreksi, BOLA masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp72,09 miliar. Jumlah tersebut melampaui total pendapatan semester I/2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Aksi Korporasi bali united Pieter Tanuri
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top