Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPKM Melonggar, 47 Bioskop CGV (BLTZ) Kembali Beroperasi

Sampai dengan 22 September 2021, sudah ada 47 bioskop CGV yang telah dibuka kembali.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 22 September 2021  |  17:25 WIB
Bioskop CGV di Pacific Place. - Istimewa
Bioskop CGV di Pacific Place. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pengelola bioskop, PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ) kembali membuka dua bioskopnya. Total sudah ada 53 bioskop yang kembali dibuka pasca penurunan level PPKM oleh pemerintah.

Direktur Graha Layar Prima Deoksu Yeo menjelaskan perseroan telah melakukan pembukaan kembali kegiatan operasional bioskop CGV sebanyak 8 bioskop yang berada di beberapa kota di Indonesia.

Dia merinci bioskop yang baru saja dibuka kembali yakni Bioskop CGV di Kota Cirebon yani CGV Grage City Mall, dan Bioskop CGV di Kota Purwakarta yaitu Bioskop CGV Sadang Terminal Square.

Pembukaan kembali ini sehubungan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No.42/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali 17 September 2021.

"Sampai dengan 22 September 2021, sudah ada 47 Bioskop CGV yang telah dibuka kembali. Perseroan telah menyiapkan sejumlah protokol kesehatan sesuai dengan panduan Kementerian Kesehatan dan peraturan daerah setempat," urainya dalam keterbukaan, Rabu (22/9/2021).

BLTZ menyiapkan sejumlah protokol kesehatan bagi para pengunjung yang ingin menonton bioskop. Diantaranya pengunjung minimal berusia 12 tahun dan wajib sudah melakukan vaksin dosis kedua. Lalu, melakukan system pelacakan pengunjung dengan QR Code dari aplikasi PeduliLindungi.

Ketiga, staff dan penonton wajib menggunakan dan memakai masker double sesuai dengan ketentuan di seluruh area bioskop. Keempat, transaksi pembayaran untuk pembelian tiket menonton dan makan-minum dilakukan secara digital melalui web dan aplikasi digital CGV atau mesin-mesin penjualan tiket/makan-minum yang ada di bioskop.

BLTZ memperbolehkan makan dan minum, namun masker harus dipakai sesudahnya. Manajemen BLTZ berharap dengan dengan pembukaan kembali bioskop bisa menggairahkan kembali aktivitas rumah produksi dalam memproduksi dan merilis film-film nasional.

Selain itu, bisa membantu memulihkan ekonomi di sektor industri kreatif lainnya serta membuka kembali peluang lapangan kerja di sekitar bioskop CGV beroperasi. Manajemen juga berkeinginan masyarakat bisa kembali menonton di bioskop dengan aman dan nyaman dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sebelumnya, Direktur Operasional Ferdiana Yulia Sunardi menjelaskan perseroan mengelola tiga lini bisnis utama yakni bioskop, food and beverage, dan event and advertisement.

"Bisnis bioskop dipengaruhi suplai utama film, awal 2021 sudah cukup membaik dibandingkan dengan akhir 2020, meneruskan rencana penayangan rilis di tahun sebelumnya. Tiga film box office sudah tayang di Indonesia dan menggunakan protokol kesehatan ketat," katanya dalam paparan publik, Kamis (22/7/2021).

Sejumlah film box office yang masih dalam pipeline BLTZ di antaranya Venom: Let There Be Carnage, The Matrix 4, The Eternals, dan Top Gun: Maverick.

Selain itu, dari lini bisnis makanan dan minuman akan menjadi prioritas perseroan di tengah sepinya penonton bioskop akibat PPKM mikro maupun Darurat.

"Penjualan produk offline dan online, menyesuaikan produk FnB dengan tren, melakukan promosi hingga gratis peralatan kesehatan dan berkolaborasi dengan partner," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bioskop cgv blitz PPKM
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top