Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pacu Produk Bebas Asap, Induk HM Sampoerna (HMSP) Selesaikan Akuisisi Fertin Pharma

Finalisasi akuisisi Philip Morris International Inc. (PMI) atas Fertin senilai  Kr5,1 miliar atau setara US$820 juta telah selesai pada 15 September lalu.
Yuliana Hema
Yuliana Hema - Bisnis.com 20 September 2021  |  13:46 WIB
Loog Philip Morris International. - pmi.com
Loog Philip Morris International. - pmi.com

Bisnis.com, JAKARTA – Philip Morris International Inc. (PMI), perusahan induk PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP), telah menyelesaikan proses akuisisi Fertin Pharma.

Dalam keterangannya, finalisasi akuisisi senilai  Kr5,1 miliar atau setara US$820 juta telah selesai pada 15 September lalu.

Chief Executive Officer PMI Jacek Olczak menjelaskan PMI tengah membuat produk-produk bebas asap secara bertahap untuk menggantikan rokok.

Selain itu, Jacek menjelaskan pihaknya juga tengah mengembangan binis jangka panjang melalui sektor kesehatan dan perawatan diri. Oleh karenanya, dia menilai Fertin Pharma memiliki kapasitas yang selaras dengan tujuan PMI.

“Kapasitas kelas dunia yang dimiliki Fertin sangat selaras dengan visi ini dan akan menjadi bagian penting dari masa depan kami,” kata Jacek dalam kerangan resmi, dikutip Senin (20/9/2021).

Dengan teknologi dan kemampuan tenaga kerja dari Fertin Pharma, dapat mendukung target PMI pada 2025 untuk menghasilkan lebih dari 50 persen atau minimal US$1 miliar pendapatan bersih dari produk di luar nikotin.

PMI berencana untuk mempercepat kehadiran berbagai produk bebas asap seperti kantong nikotin (nicotine pouch) yang membantu perokok beralih ke produk alternatif yang lebih baik dan berhenti merokok.

Selain itu, PMI juga akan mengembangkan produk kesehatan dan perawatan diri seperti suplemen yang dapat dijual bebas.

Sementara itu, Chief Executive Officer Fertin Pharma Peter Halling menambahkan, dengan adanya akuisisi ini akan menjadi babak baru bagi Fertin Pharma. 

"Dengan menjadi bagian dari transformasi PMI, Fertin akan memiliki posisi unik untuk terus berinovasi, tumbuh, dan melayani pelanggan kami sebagai perusahaan manufaktur dan pengembangan berbasis kontrak (CDMO) terkemuka," paparnya.

Fertin Pharma akan beroperasi sebagai anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh PMI. Sebagai informasi, Fertin Pharma merupakan salah satu produsen  terkemuka solusi terapi penggantian nikotin (Nicotine Replacement Therapy/NRT).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akuisisi hm sampoerna philip morris
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top