Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kerek Cadangan Batu Kapur, Semen Baturaja (SMBR) Siapkan Lahan Tambang Baru

Investasi SMBR selama semester I/2021 fokus pada dua program utama, yakni pengembangan lahan tambang kapur baru, serta program efisiensi operasi.
Petugas Semen Baturaja (Persero) Tbk mengangkut produk semen untuk pengiriman ke Pontianak, Kalimantan Barat. istimewa
Petugas Semen Baturaja (Persero) Tbk mengangkut produk semen untuk pengiriman ke Pontianak, Kalimantan Barat. istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten produsen semen BUMN, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. tengah menyiapkan lahan tambang kapur baru guna meningkatkan cadangan bahan baku semennya di masa mendatang.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Semen Baturaja M. Jamil menjelaskan investasi perseroan selama semester I/2021 fokus pada dua program utama, yakni pengembangan lahan tambang kapur baru, serta program efisiensi operasi.

"Investasi perseroan selama semester I/2021 lebih kepada upaya meningkatkan cadangan tambang kapur dengan melakukan persiapan lahan tambang baru di daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, di mana progres investasi ini sebesar 77,92 persen," jelasnya dalam paparan publik, Selasa (7/9/2021).

Kemudian, perseroan juga menyiapkan dua program efisiensi operasi perusahaan. Program pertama yakni otomatisasi pabrik dengan menekankan proses produksi berbasis 4.0, dengan perkembangan baru mencapai 35 persen.

Program kedua yakni pengembangan aplikasi pemasaran berbasis digital yang tengah dikejar penyelesaiannya tahun ini dan menjadi prioritas SMBR. Perkembangannya hingga semester I/2021 baru 34 persen.

Sepanjang Semester I/2021 SMBR berhasil membukukan kinerja cemerlang baik dari kinerja operasional maupun kinerja keuangan. Volume penjualan semen pada Semester I/2021 tercatat naik 14 persen sebesar 850.484 ton.

Dengan demikian, secara positif mampu meningkatkan pendapatan perseroan sebesar Rp 763,63 miliar atau naik 14 persen (YoY). Penjualan semen pada semester I/2021 masih didominasi oleh semen bag/zak kepada pihak ketiga sebesar Rp654,81 miliar.

Direktur Utama Semen Baturaja Jobi Triananda Hasjim mengungkapkan bahwa capaian kinerja positif ini merupakan hasil kerja keras dan usaha dari seluruh lini di perusahaan.

“Manajemen SMBR memastikan agar aktivitas produksi dan penjualan mampu berjalan dengan baik dengan tidak mengurangi kewaspadaan kita terhadap penyebaran virus Covid-19. Ini merupakan hasil kerja keras bersama.” ujar Jobi.

Pertumbuhan ini didorong oleh pemulihan kegiatan investasi dan prioritas pembangunan infrastruktur sebagai katalis positif bagi perusahaan semen di wilayah Sumatera. Sehingga industri semen tidak mengalami dampak signifikan dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat.

“Pemberlakuan PPKM tidak menyebabkan demand semen di wilayah Indonesia mengalami penurunan, didorong oleh adanya pertumbuhan ekonomi di tahun 2021.” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper