Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLTU Baru Beroperasi Komersial, Saham TOBA Malah Lesu

Pada akhir sesi I, saham TOBA koreksi 1,25 persen atau 6 poin menjadi Rp474. Total transaksi mencapai Rp67,94 juta dengan frekuensi 34 kali transaksi.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 23 Agustus 2021  |  12:29 WIB
PLTU Baru Beroperasi Komersial, Saham TOBA Malah Lesu
Toba Bara - tobabara.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) melesu pada perdagangan sesi pertama Senin (23/8/2021), kendati keuangan perseroan berpotensi bertambah seiring dengan beroperasinya PLTU baru.

Pada pukul 11.30 WIB atau akhir sesi I, saham TOBA koreksi 1,25 persen atau 6 poin menjadi Rp474. Total transaksi mencapai Rp67,94 juta dengan frekuensi 34 kali transaksi.

Kapitalisasi pasar TOBA mencapai Rp3,82 triliun dengan valuasi PER 7,34 kali. Saham TOBA melemah 8,85 persen sepanjang 2021.

Anak usaha PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Minahasa Cahaya Lestari (MCL) mendapatkan pernyataan COD (Commercial Operation Date) atau tanggal operasi komersial pada 18 Agustus 2021 untuk proyek PLTU Sulut 3.

Proyek tersebut memiliki kapasitas 2x50MW yang terletak di Desa Kema I, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Proyek PLTU Sulut 3 mencapai Tanggal Operasi Komersial (Commercial Operation Date/ COD) pada 1 Juli 2021, sebagaimana dinyatakan dalam surat pernyataan COD yang dikeluarkan oleh PT PLN (Persero) pada tanggal 18 Agustus 2021.

“COD tersebut dicapai dalam kurun waktu kurang lebih 36 bulan sejak Juli 2018. COD tanggal 1 Juli 2021 ditetapkan berdasarkan tanggal dimana kedua unit pembangkit telah dapat dioperasikan, dengan pencapaian Tanggal Komisioning Unit #1 sebelumnya pada bulan Februari 2021,” tulis Dimas Wibowo, selaku Direktur Utama MCL dalam keterangan resmi, dikutip Senin (23/8/2021).

Adapun, MCL adalah suatu perusahaan Independent Power Producer (IPP) untuk Proyek PLTU Sulut-3 dengan kapasitas 2x50MW yang terletak di Desa Kema I, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Sebelumnya, MCL telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik untuk Proyek PLTU Sulut-3 tanggal 7 April 2017 dengan PT PLN (Persero) untuk Proyek PLTU Sulut-3 (PPA Sulut-3) yang akan berlaku selama 25 tahun sejak tercapainya COD.

Direktur TBS Energi Utama Alvin Firman Sunanda menambahkan, penetapan Commercial Operation Date menjadi langkah awal dimulainya PLTU Sulut-3 dalam menyalurkan tenaga listrik selama 25 tahun kedepan.

“Kami harapkan selama masa Pengelolaan oleh MCL tidak ada hambatan yang signifikan dan dapat terus mencapai target pemenuhan kebutuhan listrik khususnya di wilayah Sulawesi Utara,” imbuh Alvin.

PLTU Sulut-3 ke depannya akan menyalurkan listrik kepada PLN melalui sistem jaringan transmisi yang didistribusikan ke wilayah Sulawesi Bagian Utara dan sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pltu toba bara sejahtra tbk TBS Energi Utama Tbk.
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top