Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Segera Lepas MBSS, Timing Indika Energy (INDY) Dinilai Tepat

Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie Wijoyo Prasetio mengatakan, rencana INDY untuk melepas MBSS dari portofolionya tidak akan berdampak signifikan terhadap INDY.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 09 Agustus 2021  |  14:40 WIB
Segera Lepas MBSS, Timing Indika Energy (INDY) Dinilai Tepat
Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk, Arsjad Rasjid. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana divestasi PT Indika Energy Tbk (INDY) pada anak usahanya PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. (MBSS) diyakini akan berimbas positif bagi kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie Wijoyo Prasetio mengatakan, rencana INDY untuk melepas MBSS dari portofolionya tidak akan berdampak signifikan terhadap INDY. Ia memaparkan, selama 5 tahun terakhir MBSS hanya mencatat laba bersih sebanyak 1 kali di tahun 2019.

Sementara, pada kuartal II/2021 MBSS memang telah mencatatkan pertumbuhan laba bersih. Menurut Frankie, hal ini dirasa ini menjadi momen yang tepat bagi INDY untuk melepas kepemilikan sahamnya disaat MBSS memiliki valuasi dan kinerja yang kembali pulih.

“Jika dikalkulasi INDY melepas saham MBSS dikisaran harga Rp671 per lembarnya. Nilai ini bisa dikatakan cukup murah, mengingat Book Value dari MBSS sendiri berada dikisaran Rp1.100,” katanya saat dihubungi pada Senin (9/8/2021).

Frankie melanjutkan, langkah INDY sejalan dengan rencana perusahaan untuk melakukan diversifikasi lini bisnisnya, dengan target 50 persen persen pendapatan dari sektor non-batubara di tahun 2025 nanti. Selain itu, INDY juga berkomitmen untuk menjalankan bisnis berbasis ESG dengan netral karbon di tahun 2050.

Ia memprediksi, INDY bakal memiliki kinerja yang baik dan stabil dalam jangka panjang karena diversifikasi bisnisnya di sektor non-batubara berbasis energi. Hal tersebut seiring dengan batubara yang mulai ditinggalkan untuk mendukung kebutuhan energi terutama listrik beberapa dekade mendatang.

“Dengan dana hasil penjualan kepemilikan saham MBSS ini, INDY diproyeksikan memiliki struktur permodalan tambahan untuk mendukung misi dan visinya tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Indika Energy Adi Pramono menyampaikan pada tanggal 6 Agustus 2021, INDY melalui PT Indika Energy Infrastructure (IEI), bersama-sama dengan The China Navigation Co. Pte. Ltd. (CNCo), keduanya sebagai penjual, telah menandatangani suatu Perjanjian Jual Beli Bersyarat dengan PT Galley Adhika Arnawama (GAA) sebagai pembeli. 

"Perjanjian jual beli bersyarat (CSPA) sehubungan dengan rencana penjualan seluruh saham penjual di PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) kepada GAA," paparnya dalam laporan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Senin (9/8/2021).

Berdasarkan CSPA tersebut, IEI bermaksud untuk menjual keseluruhan 892.513.586 saham IEI di MBSS yang mewakili 51 persen dari modal disetor MBSS.

Valuasi yang disepakati untuk seluruh saham di MBSS adalah setara dengan US$81 juta. Dengan demikian, perkiraan nilai penjualan dari Rencana Transaksi adalah sejumlah US$41,31 juta atau sekitar Rp598,99 miliar (kurs Rp14.500 per dolar AS).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indika energy divestasi mitrabahtera segara sejati
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top