Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba DMMX Melejit 541 Persen, Ternyata Gara-Gara Investasi di Saham Ini

Laba bersih DMMX pada semester I/2021 mencapai Rp115,8 miliar berkat investasi di satu saham.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 03 Agustus 2021  |  15:03 WIB
Direktur Utama Digital Mediatama Maxima Budiasto Kusuma menyerahkan cindera mata kepada Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi setelah resmi mencatatkan saham perseroan dengan kode DMMX di Mainhall BEI, Senin (21/10/2019). - Bisnis - Dwi Nicken Tari
Direktur Utama Digital Mediatama Maxima Budiasto Kusuma menyerahkan cindera mata kepada Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi setelah resmi mencatatkan saham perseroan dengan kode DMMX di Mainhall BEI, Senin (21/10/2019). - Bisnis - Dwi Nicken Tari

Bisnis.com, JAKARTA – PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX) mencetak pertumbuhan top line dan bottom line sebesar 65,2 persen dan 541,4 persen year-on-year (yoy).

Dalam keterangan resminya, manajemen perseroan menyampaikan total pendapatan pada semester I/2021 mencapai Rp363,3 miliar. Adapun laba bersih perseroan yang diperoleh mencapai Rp115,8 miliar.

Pertumbuhan pendapatan, tulis manajemen, didorong oleh segmen cloud advertising dan trade marketing. Segmen digital cloud advertising DMMX menghasilkan Rp11,9 miliar atau naik 107,6 persen yoy.

Pendapatan segmen trade marketing tumbuh 65,9 persen yoy mencapai Rp284,2 miliar. Adapun pertumbuhan segmen ini ditopang oleh peningkatan jumlah anggota outlet Pojok Bayar menjadi 99.189 pada akhir Juni 2021.

Sementara dari bottom line, ekspansi organik dari operasi dan keuntungan investasi mendorong pertumbuhan. Perseroan membukukan laba atas investasi lainnya sebesar Rp105 miliar.

Perseroan melakukan pembelian saham PT Telefast Indonesia Tbk. (TFAS) sebanyak 50 juta lembar saham dengan harga Rp800 per saham atau ekuivalen dengan nilai investasi sebesar Rp40 miliar pada tanggal 18 Maret 2021. Manajemen DMMX mengklasifikasikan aset keuangan ini sebagai FVTPL (Fair Value Through Profit or Loss).

Sehingga perubahan atas nilai wajar tersebut diakui oleh perseroan pada laba rugi. Adapun harga fair value yakni Rp2.900 per saham berdasarkan harga penutupan pasar pada tanggal 30 Juni 2021 pada saat tutup buku Laporan Keuangan diakui sebagai Laba atas investasi lainnya.

Mengutip laporan keuangan perseroan per Juni 2021, laba investasi yang belum terealisasi mencapai Rp105 miliar. Hal itu mendorong laba bersih DMMX.

Sebelumnya, Direktur Utama DMMX Budiasto Kusuma mengungkapkan, sepanjang kuartal I/2021 perseroan berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan mereka optimistis performa kuat tersebut bakal berlanjut hingga akhir tahun.

“Bisa dilihat Q1 kita tumbuh [lebih dari] 100 persen. Itu yang akan kita pertahankan hingga akhir tahun ini. Kita akan kejar di level pertumbuhan tersebut,” ujarnya dalam sesi paparan publik virtual, Selasa (27/7/2021).

Tercatat, pada kuartal I tahun ini DMMX mencetak pertumbuhan pendapatan 112,00 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp180,7 miliar dan pertumbuhan laba 16,5 persen yoy menjadi Rp10,3 miliar.

Budiasto menuturkan, selain terus menggenjot bisnis yang telah mereka miliki di sektor pengelolaan konten, marketing, dan advertising, DMMX juga fokus mengembangkan ekosistem bisnis mereka dengan berbagai kerja sama dan membangun infrastruktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kresna Kinerja Emiten Digital Mediatama Maxima Telefast Indonesia
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top